"HASANAH" Gelar Pertemuan Dan Konsolidasi Aktivis 98 Pro Demokrasi -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

"HASANAH" Gelar Pertemuan Dan Konsolidasi Aktivis 98 Pro Demokrasi

Kamis, 05 April 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Dalam rangka menyampaikan amanah kepada Bapak Jokowi untuk ikut kembali sebagai Calon Presiden (Capres) 2019. Pasangan Cawagub Jabar nomer urut 2 Irjen Pol Anton Charliyan gelar pertemuan dan konsolidasi aktivis 98 pro demokrasi sekaligus berangkatkan 99 aktivis dari berbagai elemen di Jawa Barat menuju Istana Merdeka Jakarta.

Keberangkatan 99 aktivis tersebut ditandai penyerahan buku serta Bendera Merah Putih sebagai simbol membangkitkan kembali semangat perjuangan. Tepatnya digelar di Monumen Situs Palagan Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (05/04).

Dalam Sambutannya Anton Charliyan menjelaskan bahwa, dulu kita hanya bisa meneriakkan kemerdekaan itu secara sembunyi - sembunyi karena saat itu kita belum merdeka. "Tetapi hari ini karena kita sudah merdeka mari kita teriakan kata - kata merdeka dengan lantang," tuturnya.

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia itu berbeda dengan Negara lain yang memang hasil pemberian, tetapi Indonesia bisa merdeka karena hasil perjuangan darah oleh para pejuang kita terdahulu. Salah satu.tempat yang menjadi saksi ialah Bojongkokosan.

"Oleh sebab itu Indonesia menjadi satu satunya negara merdeka dengan hasil perjuangan. Dulu disini pernah terjadi pertempuran Tentara yang berjuang membela Indonesia melawan Agresi Belanda yang di lakukan oleh TNI, Polri Rakyat dan Ulama. Tentunya itu melambangkan berkumpulnya satu kekuatan bersama rakyat," terangnya.

Selain itu juga kata Anton, konon menurut salah seorang penulis dari Belanda dalam bukunya, kemerdekaan kita di bantu oleh Rahmat Allah, karena tidak mungkin kita melawan mereka hanya menggunakan bambu runcing sedangkan mereka memiliki senjata canggih. "Ternyata hasilnya tahun 1945 Indonesia berhasil memproklamirkan kemerdekaan, oleh karena itu dalam UU Dasar terdapat atas Rahmat Tuhan yang Maha Esa," tegasnya.

Sementara Anto Kusuma Yuda Selaku Ketua Relawan dan Komite Mahasiswa dan Santri menambahkan bahwa, keberangkatan 99 aktivis ke Istana Merdeka tersebut dilakukan secara bergantian agar tidak memberikan dampak kemacetan.

"Pertama saya berangkatkan sebanyak 17 orang kemudian nanti setelah sekitar 20 Kilo Meter kami berangkat kembali, intinya demi menghindari dampak kemacetan karena ini longmarch menuju Istana Merdeka Jakarta," tambahnya.

Menurutnya, Longmarch itu dilakukan para aktivis dalam rangka memberikan spirit kepada pasangan Calon Hasanudin dan Anton Charliyan (HASANAH) sekaligus spirit kepada Bapak Jokowi agar terus maju di Capres 2019.

"Dan kami yakin pasangan HASANAH ini dapat unggul di Jawa Barat khususnya di Sukabumi," tutupnya mengakhiri.

Reporter : Fa'is