Beredar Pesan WhatsApp Terkait Pembunuhan dan Mutilasi Seorang Ibu oleh Anaknya di Parungkuda, Polisi: Kabar Tersebut HOAX

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Beredar Pesan WhatsApp Terkait Pembunuhan dan Mutilasi Seorang Ibu oleh Anaknya di Parungkuda, Polisi: Kabar Tersebut HOAX

Jumat, 06 Juli 2018


SUKABUMI – cekupdate.com 
Masyarakat pengguna media sosial atau netizen, sebaiknya lebih bijak dalam menyebarkan informasi yang akan menjadi viral. Pasalnya, penyebar informasi atau berita hoax yang disebarluaskan terancam dengan pasal pidana pada UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE).

Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, tersiar dengan cepat melalui berbagai platform media sosial. Isu seorang Ibu yang dibunuh dan dimutilasi oleh anaknya sendiri di daerah Angkrong  Kecamatan Parungkuda menjadi perbincangan di berbagai group media sosial. Dalam informasi tersebut juga terdapat foto korban berlumuran darah, Kamis (05/07/18)

Menurut Kapolsek Parungkuda AKP Maryono, memastikan pesan yang beredar melalui WhatsApp tentang pembunuhan dan mutilasi oleh anaknya sendiri di daerah Angkrong Parungkuda merupakan hoax belaka.

"Malam tadi (Kamis 05/07/18) setelah kita mendapatkan informasi langsung turun kelapangan memastikan hal tersebut, alhasil kejadian tersebut tidak benar dan hanya Isu pesan yang tidak bisa di pertanggung jawabkan, " terang Kapolsek.

Kapolsek Parungkuda pun berpesan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial dan jangan menyebarkan informasi yang tidak benar.

"Saya menghimbau kepada Masyarakat khususnya masyarakat Parungkuda agar lebih bijak dan tidak menyebarkan informasi yang tidak bisa di pertanggung jawabkan, terlebih apabila terjadi sesuatu langsung koordinasikan dengan kami pihak Kepolisian, " pungkasnya.

Sumber : redaksi cekupdate.com