Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Leuwi Pariuk

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bupati Sukabumi Resmikan Jembatan Leuwi Pariuk

Minggu, 08 Juli 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Bupati Sukabumi H Marwan Hamami hadiri Peresmian pembangunan jembatan Leuwi Pariuk dan rawat beton jalan lingkungan serta kegiatan bakti sosial penanaman 5.000 batang pohon dalam rangka penghijauan atau konservasi alam untuk penyelamatan lingkungan hidup yang berlokasi di Kampung Cariu RT. 02/06 Desa Cijengkol Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi, Minggu (08/07/2018).

Hadir pula pada kesempatan tersebut Unsur Kecamatan Caringin, Unsur perangkat Desa Cijengkol, Tokoh Masyarakat dan Tamu Undangan Lainnya.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meresmikan penggunaan jembatan Leuwipariuk yang menyambungkan Kp. Cariu dengan Kp.Sindanglengo sepanjang 16 meter serta lebar 1,3 meter dan Rabat beton jalan Lingkungan sepanjang 300 meter dengan lebar 1,3 meter dan pengguntingan pita. 

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan,  bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki  47 kecamatan dan 381 desa serta 5 kelurahan , sehingga kondisi ini akan sulit ketika harus memperjuangkan pemberdayaan dan pembenahan infrastruktur maupun program – program  percepatan  di Kabupaten Sukabumi .

" Anggaran pemerintah Kabupaten Sukabumi  90% tergantung kepada bantuan  pusat, apabila dengan kondisi kebijakan makro  seperti tidak tercapainya target pajak dapat berdampak terhadap bantuan –bantuan pusat kepada daerah, " terangnya.

Persoalan dasar seperti ini harus ada penyesuaian program,  jangan sampai nanti program di sosialisasikan akan tetapi anggaran tidak ada karena tidak turunnya anggaran dari pusat.

 "Saat ini pemerintah fokus kepada penyelesaian infrastruktur yang mempunyai dampak kepada beberapa daerah dan bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, " katanya .

Sementara itu menurut Kades Cijengkol, Haer Suhermansyah menerangkan kepada cekupdate.com disela acara, "Awalnya ini jalan setapak jangankan di lalui motor pejalan kakipun susah untuk di lalui. Pertama jembatan terbuat dari bambu kedua sudah roboh oleh karena itu kita bangun jalan dan jembatan ini, " ungkap Kades. 

Komunitas datang menawarkan program kerja sama di sambut oleh antusias masyarakat pada akhirnya pada kurun waktu dua bukan ini bisa terselesaikan dengan baik. " Alhamdulillah berkat upaya dan kerja sama semua dan kumunikasi sehingga ada komunitas yang peduli terhadap jembatan ini, " tambahnya. 

Dalam pelaksanaan kegiatan ini di laksanakan oleh swasta yang mengatas namakan komunitas peduli insfratuktur pedesaan dan masyarakat, " Pembangunan ini tidak menggunakan anggaran ADD atau pun Dana Desa, " pungkas Kades.

Reporter : Dicky
Editor : Jack