Diduga di Perlakukan Tidak Manusiawi Keluarga Pasien Kecewa Pelayanan Puskesmas Sukaresmi

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Diduga di Perlakukan Tidak Manusiawi Keluarga Pasien Kecewa Pelayanan Puskesmas Sukaresmi

Senin, 23 Juli 2018


CIANJUR - cekupdate.com
M Sobari (32) Warga Kampung Babakan Bandung Rt 03 Rw 10 Desa Cibadak Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur. Mengaku jengkel terhadap pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sukaresmi.

Pasalnya, ketika dia hendak membawa istrinya Susi Susanti (25) yang lagi membutuhkan tindakan perawatan karena mengalami kritis akibat keguguran ke Puskesmas tersebut. Diduga malah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

" Setibanya di Puskesmas pada hari jum,at kemarin pukul 22 : 00 WIB istri saya bukanya di bawa masuk ke ruangan tindakan untuk di periksa kondisinya, ini malah di luar halaman Puskesmas, memang tidak ada lagi yang lebih layak tempat pemeriksaannya selain di halaman parkir ," tuturnya kepada cekupdate.com, Senin (23/7/2018).

Sobari menceritakan, waktu itu sebelum mendapatkan tindakan medis pertama dari pihak perawat yang menurutnya tidak manusiawi kepada istrinya, dirinya sempat mendapatkan penolakan terlebih dahulu dari pihak Puskesmas sebelum ada desakan darinya untuk minta di tangani segera.

" Alasannya sih sedang mati lampu namun setelah saya desak segera ambil tindakan medis akhirnya perawat nya nurut tapi kesal di periksanya tidak manusiawi, " paparnya.

Sementara itu Mad Supriatna Bagian Ketata Usahaan Puskesmas Sukaresmi mengatakan, jika tindakan medis yang di lakukan perawatnya di depan halaman parkir Puskesmasnya dia bekerja sudah tepat.

Karena menurutnya kondisi pasien tersebut sudah sangat benar-benar kritis jadi perlu di lakukan tindakan secepatnya meski posisi pasien ada di mobil pick up.

" Seperti apa yang di sampaikan koordinator bidan karena memang keadaanya pasiennya sedang kolep jadi apa boleh buat kita tangani di mobilnya," terangnya.

Namun Mad membantah jika pihaknya di sebut sebelumnya oleh keluarga pasien telah menolak pasien dengan alasan mati lampu.

" Bukannya di tolak tapi kita tanggulangi terlebih dahulu di mobil sebelum di bawa ke RS Cimacan karena memang sudah benar - benar urgent pasiennya tidak bisa di tangani di Puskesmas," tukasnya.

Reporter : Dedy
Editor : Jack