Ini Kondisi Ruangan Kelas Sekolah Dasar Di Sukabumi

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ini Kondisi Ruangan Kelas Sekolah Dasar Di Sukabumi

Selasa, 24 Juli 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan bahwa Pengelolaan pendidikan ditujukan untuk menjamin: 
a. akses masyarakat atas pelayanan pendidikan yang mencukupi, merata, dan terjangkau; 
b. mutu dan daya saing pendidikan serta relevansinya dengan kebutuhan dan/atau kondisi masyarakat; dan 
c. efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan pendidikan.

Berkenaan dengan hal tersebut,  sejatinya Masyarakat mempunyai hak sebagai kontrol sosial terhadap penyelenggaraan Pendidikan agar penyelenggaraan pendidikan tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dengan tujuan terpenuhinya kebutuhan yang diharapkan bersama. 

Menyikapi viralnya pemberitaan mengenai kondisi bangunan Ruangan Kelas yang memprihatinkan di SDN Gudang Desa Balekambang Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi,  cekupdate.com menghimpun data  dan pernyataan yang disampaikan secara wawancara dari unsur penyelenggara pendidikan di SDN Gudang dan warga masyarakat skitar selaku orang tua/wali siswa yang mengikuti pembelajaran di SDN Gudang tersebut. 

Saat di konfirmasi Kepala Sekolah SDN Gudang Tatang Mulyana S. Pd di Ruangan Kantor Kepala Sekolah menyampaikan " RAPBS Tahun 2018 tidak termasuk anggaran penyelenggaraan Pembangunan Ruangan Kelas,  oleh karena itu Kami disini mengajukan permohonan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk memperoleh bantuan renovasi ringan dan berat terkait kondisi Ruangan Klas yang ada di Sekolah Kami, " tuturnya, Selasa (24/07/18) 

Terlebih di Kecamatan Nagrak terdapat beberapa Sekolah Dasar yang kondisinya sama dari tahun ketahun, " Dengan demikian secara bergilir kami mendapat bantuan, " tukasnya

Selain daripada itu Kepala Sekolah yang tahun depan akan pensiun ini mengatakan "Diketahui bahwa Biaya Operasional Sekolah (BOS)  SDN gudang di Tahun 2018 sebesar Rp.  125.440.000,- terdiri dari Belanja Barang senilai Rp.  15.726.900, Langganan Daya dan Jasa sebesar Rp.  3.689.500,   Kegiatan Pembelajaran senilai Rp.  16.200.000, Pengembangan Pofesi sebesar Rp. 10.086.500, Kegiatan Kesiswaan senilai Rp. 30.474.662,   Penyelenggaraan Perpustakaan Sebesar Rp.  25.325.858, Belanja Pemeliharaan dan Pengadaan Investasi sbesar Rp.  4.736.580, dan Belanja Pegawai sebesar Rp.  19.200.000.

" Dana tersebut tidak termasuk biaya untuk renovasi Ruangan Kelas,  jadi Kami hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah khususnya Dinas Pendidikan"  Pungkasnya. 

Dikutip dari keterangan Warga Masyarakat  kepada cekupdate.com di kediamannya, AK (56) yang juga sebagai orang tua wali murid di SDN Gudang mengatakan bahwa Komite Sekolah dan Pihak Sekolah tidak pernah mengadakan musyawarah.

" Saya sendiri sebagai anggota komite di sekolah ini dan sepengetahuan saya komite dan pihak Kepala Sekolah Tidak pernah mengadakan musyawarah dalam hal apapun apalagi mengenai rusaknya bangunan ruanhan kelas, " cetusnya.

Demikian halnya disampaikan seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa Kami Pihak Sekolah belum mendapatkan bantuan apapun.

" Adapun sanitasi yang dibangun di Sekolah ini merupakan swadaya dari paraguru yang ada disini, Kami berharap Ruangan kelas yang tidak layak pakai ini segera di bangun agar siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik, " pungkasnya.

Reporter : Wandi
Editor : Jack