Ironis, Terkait Limbah Bau PT Indolakto Cicurug, DLH Tidak Temukan Pelanggaran

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ironis, Terkait Limbah Bau PT Indolakto Cicurug, DLH Tidak Temukan Pelanggaran

Jumat, 06 Juli 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Terkait dugaan terjadinya pelanggaran pencemaran lingkungan yang disebabkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Indolakto yang berlokasi
Jalan Siliwangi, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, akhirnya diprotes warga.

Pasalnya, warga dilingkungan merasa tercemari akibat aroma bau menyengat yang di keluarkan limbah perusahaan susu tersebut. Sehingga akhirnya warga sekitar khususnya Sindang Palay Rt 06/06 kesal dan melakukan aksi demo di depan pabrik pada Kamis 05 juli kemarin.

Kemudian berdasarkan keluhan warga tersebut akhirnya Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan (P2KL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Suhebot Ginting turun tangan melakukan verifikasi lapangan, namun ironisnya pihak DLH tidak menemukan pelanggaran.

"Menindak lanjuti keluhan warga tersebut akhirnya kami mendatangi perusahaan karena dikhawatirkan terjadi pengolahan Air Limbah yang tidak sesuai regulasi. Kemudian setelah kami lakukan pengecekan ternyata masih sesuai," ungkapnya saat ditemui Awak media usai mendatangi perusahaan tersebut. Jum'at (06/07).

Menurutnya, kemungkinan bau tersebut diakibatkan karena melimpahnya susu rijek yang dibuang, kemudian diolah di IPAL sehingga menyebabkan instalasi itu bertambah beban. "Jadi otomatis karena banyaknya susu rijek diolah di IPAL lemak asam akan bertambah dan menyebabkan bau menyebar," tuturnya.

Oleh sebab itu kata dia, pihaknya menyarankan perusahaan segera menangani masalah teesebut baik secara teknis maupun secara kebijakan untuk menguji limbah tersebut dalam seminggu atau dua minggu ini. "Dan pihak kami juga akan segera meminta laporannya, apa memang terjadi penurunan bau atau tidak. Karena kalau menggunakan indera saja kita tidak bisa membedakan turun dan tidaknya bau limbah tersebut," pungkasnya.

Sementara hingga diturunkannya berita ini pihak managemen perusahaan PT Indolakto belum dapat dikompirmasi terkait dugaan pencemaran limbah tersebut dengan alasan harus bikin janji terlebih dahulu. "Biasanya harus bikin janji dulu pak dengan pihak managemen baru bisa ketemu," tutur pihak scurity.


Reporter : Fa'is