Kapolres Kota Sukabumi : " Kasus Curanmor ini Ada Dua Spesialis"

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kapolres Kota Sukabumi : " Kasus Curanmor ini Ada Dua Spesialis"

Sabtu, 21 Juli 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Polres Kota Sukabumi dalam rangka Operasi libas Lodaya yang dilaksanakan 10 hari untuk mendukung terciptanya suasana kondusif menjelang Asian Games 2018, laksanakan pers liris Ranmor dan Berandal jalan, Jum'at (20/07/2018).

Dalam konferensi Pers nya yang dilaksanakan MaPolresta, mengungkap kasus pencurian bermotor (Curanmor) dan Berandal jalan (Genk Motor) di depan Mapolres Kota Sukabumi tadi siang.

Kapolres Kota Sukabumi AKBP susatyo Purnomo Condro S.H., S.I.K., M.Si didampingi Kabag Ops Sulaeman Salim S.Pd., Kasubbag Humas AKP Ana Ratna Dewi dan KBO Satreskrim Roni Romdhon S.H mengungkapkan kepada cekupdate.com, "Kami telah melakukan penindakan hukum dengan kejahatan yang meresahkan masyatakat diantaranya curanmor maupun kasus kekerasan oleh Genk Motor, " Ungkapnya.

Kami telah berhasil menangkap sebelas tersangka dan Dua diantaranya pelaku kekerasan. Satu tersangka kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan penembakan di kaki. "Tentunya ini menjadi komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat kota Sukabumi sekitarnya," Jelas Kapolres Kota Sukabumi kepada cekupdate.com disela acara.

Barang bukti uang berhasil disita yaitu Sebelas unit KR-2, Dua bilah Corbek, satu gunting gembok, Satu alat kunci letter T yang biasa digunakan untuk melakukan pencurian bermotor (Curanmor).

"Untuk tersangka dibawah umur, kita akan berkoordinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu dengan Bapas," Kata Kapolres Kota Sukabumi.

Salah satu pengakuan tersangka yang dibawah Umur mengatakan, saat Waktu sekolah masih ada dalam kegiatan belajar di Aula, ruangan kelas posisinya kosong. Saya mengambil kunci motor di tasnya dan saya bawa kabur motornya.

"Saya mengincar dulu siapa pemilik motor tersebut, motor hasil curian dititipkan di warung, tapi belum sempat dijual. Saya melakukan ini karena suka sama motornya," terang pelaku dibawah umur.

AKBP Susatyo Purnomo Condro S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa pencurian kendaran bermotor dilakukan pada siang hari dan malam hari dengan cara berbeda.

"Jadi dalam curanmor ini ada beberapa kelompok spesialis. Ada yang bermain di area terbuka yaitu dengan menggunakan Kunci Letter 'T' dan ada juga yang spesialisnya malam, seperti motor sudah dirumah. Nah ini Gunting Gembok alat yang digunakan untuk bongkar gembok kemudian mengambil kendaraan roda dua (KR-2)," Pungkas Orang No Satu di wilayah Hukum Kota Sukabumi.

Reporter : Dasep.M
Editor : Jack