Komitmen Bersama Dalam Melindungi Anak Berhadapan Dengan Hukum

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Komitmen Bersama Dalam Melindungi Anak Berhadapan Dengan Hukum

Selasa, 17 Juli 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN Dapil Kabupaten/ Kota Sukabumi 
Hj. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama unit PPA Polres Sukabumi kota, melaksanakan Sosialisasi perundang undangan dalam melindungi anak berhadapan dengan hukum menjadi komitmen bersama.

Dalam menghadapi anak-anak yang berhadapan dengan hukum tentunya tidak mengesampingkan perlindungan hak- hak anak terhadap proses hukum yang akan dijalankan anak.

Saat ini kerjasama yang telah dilakukan oleh para Penegak Hukum yaitu Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Unit PPA Polres Kota Sukabumi dan Dinas Sosial yang mengurus masalah anak- anak. Berkoordinasi langsung untuk melindungi anak dan memastikan anak mendapatkan pendampingan dalam menjalankan proses hukum serta menjalankan hukuman yang diterima.

Menurut Kanit PPA Bripka Herawati Farida mengungkapkan bahwa pihaknya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk anak yang berhadapan dengan hukum, bahkan telah disiapkan Ruang Persidangan Anak, Ruang Ramah Anak (Tahanan sementara anak ketika melalui proses penyelidikan dan penyidikan hingga vonis hukuman).

" Semua dilakukan agar anak- anak mendapatkan perlakuan sebagaimana yang diamanatkan dalam UU no 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, " terangnya.

Dikesempatan lain, Eva S.H perwakilan dari Kejaksaan Negeri menyampaikan bahwa untuk Sukabumi kota sendiri saat ini yang sangat dibutuhkan adalah LPAS (Lembaga Pemasyarakatan Anak Sementara).

" Beberapa anak yang berhadapan dengan hukum tak jarang harus dipindahkan ke LPAS Bandung, hal ini tentunya akan menjadi sulit ketika anak harus berpindah pindah hingga kasus hukumnya selesai, " ungkapnya

Hal ini merupakan menjadi 'Poin Penting' untuk melindungi anak berhadapan dengan hukum kedepannya, dalam melindungi anak berhadapan dengan hukum.

" Hal yang terjadi dilapangan sering kali tindak pidana kekerasan terhadap anak dilakukan oleh orang dewasa, pelaku diberikan hukuman dengan menggunakan UU nomor 35 tahun 2014 yang dirasa meringankan. Tentunya ini tidak membuat pelaku jera dan korban dalam hal ini anak makin trauma, " cetusnya.

Sementara itu Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN Dapil Kabupaten/ Kota Sukabumi 
Hj. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi mengatakan bahwa hal tersebut akan disampaikan kepada rekan- rekannya di Komisi III.

" Saya akan dorong dan rapatkan Informasi yang saya dapat, nantinya saya ajak semua rekan rekan Komisi untuk merevisi Undang-Undang yang masih tidak mengakomodir kepentingan anak baik itu dari segi hukuman bagi pelaku ataupun perlindungan bagi korban, " pungkasnya.

Reporter : Dasep M