Fathur Sosok Anak Asal Sukabumi yang Akan Tampil Dikejuaraan Gothia Cup China 2018

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Fathur Sosok Anak Asal Sukabumi yang Akan Tampil Dikejuaraan Gothia Cup China 2018

Rabu, 08 Agustus 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Dunia olah raga tentunya menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan nama baik sebuah daerah. Karenanya, setiap even olah raga seharusnya menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi para atlet yang memiliki prestasi gemilang. 

Sepeti halnya Fathurrahman (12) buah hati dari pasangan Mochamad Yusup dan Nunung Sriyati warga Desa Tenjo Ayu Kecamatan Cicurug Sukabumi ini akan berlaga di Gothia Cup China 2018. Padahal Fathur (sapaan akrab) akan berangkat pada 10 Agustus 2018 mendatang untuk mengharumkan nama Bangsa.

Fathur anak dari seorang ayah penjual sosis bakar ini berhasil lolos dari seleksi pemain Indonesia Junior Soccer League (IJSL) untuk mengikuti Gothia Cup China 2018, setelah menyingkirkan pemain lain dari hasil seleksi yang di ikutin oleh 225 pemain hasil pilihan dari kompetisi USL 2018.

" Saya merasa bangga dengan anak saya yang sudah berhasil lolos dari seleksi berserta 15 pemain lainnya dan akan berangkat ke China untuk mengikuti Gothia Cup China 2018, " ungkap Mochamad Yusup.

Sementara itu menurut Kepala Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Harapan, Gona menuturkan kiprah Fathurrahman di ajang bergengsi ini berkat hasil kerja keras dirinya dan semua pengurus SSB Tunas Harapan. Namun tentu nya hal tersebut tidak dengan perhatian dari pihak Pemerintah.

"Harusnya ada perhatian khusus bagi para atlet oleh pemerintah setempat. Karena telah mengharumkan nama baik daerah di semua ajang," ujarnya.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap atlet masih jauh dari yang diharapkan. Bahkan banyak ceritanya atlet tidak mau memperjuangkan daerah asal dia berproses sampai jadi juara karena memang tidak diperhatikan oleh pemerintah. 

"Jadi kenapa setiap kejuaraan banyak atlet yang bukan asli daerah tersebut tapi berjuang untuk daerah itu. Karena daerah lain berani memberikan perhatian lebih," bebernya.

Ditambahkan Gona, Pemkab mestinya memberikan dukungan dan perhatian terhadap para atlet berprestasi. Sejauh ini, para atlet yang sudah menyandang prestasi, kerap dipandang sebelah mata. Padahal, mereka sudah membawa nama harum Kabupaten dikancah provinsi, Nasional apalagi sampai ke tingkat Internasional.

" Apalagi sosok seorang ayah Fathur hanya menjadi seorang penjual sosis bakar di Sekolah sekolah, yang lebih menjadi ironi keluarga Fathur karena tinggal mengontrak sempat pindah karena di usir oleh pemilik kontrakan dan setahu saya orang tua Fathur mendukung kegiatan positif anaknya sampai uang untuk membayar kontrakan harus di tutupi terhadap kebutuhan anaknya, " cetusnya.

Selama ini, lanjut Gona, ketika atlet hendak berlatih, selalu menggunakan sarpras sendiri. Apalagi sarana untuk transportasi nya pun harus kita persiapkan.

" Untuk sarana transportasinya pun kami sebagai pengurus SSB harus berupaya lebih agar para atlet muda ini tak putus harapannya di tengan jalan, " katanya.

Karenanya dia berharap, pemerintah bisa lebih fokus lagi, dan lebih memperhatikan lagi, atlet-atlet yang berbrestasi dari berbagai cabang olah raga. Sehingga mereka akan merasa dihargai dan akan senantiasa semangat untuk memperjuangkan daerahnya.

"Semoga ini menjadi pembahasan serius bagi para pejabat yang berperan dibidang olahraga, Mestinya atlet yang mengharumkan nama daerahnya itu difasilitasi, bukan malah minta fasilitas. Ini kan aneh, " pungkasnya.

Reporter : Dicky
Editor : Jack