Ketua Tim Pelaksana Kegiatan, Terima Selembar Cek Disaat Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2018 Cair Di Desa Cijengkol

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan, Terima Selembar Cek Disaat Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2018 Cair Di Desa Cijengkol

Rabu, 01 Agustus 2018


SUKABUMI - cekupdate.com
Pemerintah Desa Cijengkol Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi penggunaan Dana Desa (DD) tahap kedua yang bersumber dari APBN tahun 2018, di Aula Desa Cijengkol, Selasa (31/07/18). Kegiatan tersebut di hadiri  Muspika, Pendamping Desa, BPD, LPMD, PKK, Kader Posyandu, Ketua RT/RW dan Tokoh Masyarakat.

Kepala Desa Cijengkol, Haer Suhermansyah menerangkan, setelah merealisasikan Dana Desa tahap pertama, maka saat ini pihaknya melakukan sosialisasi penyerapan anggaran Dana Desa tahap kedua tahun 2018, untuk memberikan informasi langsung kepada masyarakat agar lebih transparant. 

" Dana Desa Tahap Kedua yang bersumber dari APBN Tahun 2018 yang kami terima sebesar Rp.301,980,000,- Peruntukan dana desa ini yaitu untuk pemberdayaan dan pembangunan desa,  ada sembilan kegiatan pemberdayaan yang menyerap anggaran sebesar Rp.45,297,000 sedangkan sisanya sebesar Rp.256,683,000 di alokasikan untuk enam titik pembangunan insfrastruktur yang tersebar di beberapa kedusunan, rincian dari kegiatan-kegiatan tersebut kami sosialisasikan hari ini, diumumkan secara transparant kepada semua lapisan masyarakat. Untuk menghindari terjadinya penyelewengan dana dan kecurigaan publik supaya pembangunan dapat berlangsung secara kondusif." Tegasnya.

Pantauan cekupdate.com dilokasi, tampak terlihat pemandangan yang tidak biasa, penyerahan anggaran secara langsung berupa selembar kertas cek kepada Ketua Tim Pelaksana Kegiatan, Marno Hartono. Saat dikonfirmasi ia menjelaskan, bahwa hal tersebut bertujuan untuk mengurangi resiko hilang atau terjadi hal yang tidak di inginkan jika diberikan dalam bentuk uang tunai, selain itu juga untuk transparansi publik dan menghindari kecurigaan masyarakat, karena didalam cek tertulis jelas nominal beserta dengan keterangan-keterangannya yang berfungsi sebagai alat pembayaran tunai.

" Intinya, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa di zaman yang modern ini semua serba praktis, dalam memberikan sejumlah uang tunai apalagi  dengan jumlah yang cukup besar tidak perlu sistem hand to hand lagi, dengan sistem account to account akan lebih praktis dan safety, karena orang yang melakukan transaksi dengan uang tunai dalam jumlah besar sangat beresiko tinggi, mungkin saja bisa hilang atau mengundang aksi kejahatan."Pungkasnya.

"Untuk pelaksanaan penyerahan anggaran pembangunan pemberdayaan dan pembangunan desa tahun 2018, dengan menggunakan cek sebagai alat pembayaran pengganti uang tunai melalui Bank BJB sangat efisien dan aman." Tambahnya.


Reporter : Diki