Pasca Ditutup Muncul Kubu Pro Kontra Warga Saat Akan Dioperasikannya kembali Bioskop Dee Cinema

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pasca Ditutup Muncul Kubu Pro Kontra Warga Saat Akan Dioperasikannya kembali Bioskop Dee Cinema

Senin, 06 Agustus 2018


CIANJUR - cekupdate.com
Munculnya kubu pro dan kontra dari warga sekitar terkait akan beroperasinya kembali Bioskop Dee Cinema yang ada di Kampung Jemprak Rt 03 Rw 06 Desa Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Membuat Pemerintah Desa Ciloto harus turun tangan menengahi persoalan tersebut.Melalui rapat mediasi yang di gelar langsung oleh Pemdes Ciloto siang tadi Senin (6/8/2018) Turut di hadiri langsung dari kedua kubu.

Kepala Desa Tjutju Hidayat mengatakan, dirapat mediasi yang di gelar Pemerintahan Desanya pihaknya mengaku hanya sebagai penengah saja untuk memfasilitasi warga yang setuju dan tidak setuju bioskop tersebut di buka kembali.

"Jadi kami hanya sebatas di minta oleh ormas FPI untuk memediasi prihal masyarakat yang pro dan kontra rencana akan bukanya kembali bioskop dee cinema," tuturnya kepada cekupdate.com usai rapat mediasi.

Tjutju mengatakan, selaku pemerintahan Desa sebetulnya pihaknya tidak mengetahui dan tidak pernah diberitahui sebelumnya oleh pihak manajemen bahwa bioskop yang sempat ditutup Pemkab Cianjur beberapa waktu lalu karena di demo puluhan ribu warga Cipanas. Katanya akan di operasikan kembali.

Lanjut Tjutju, walaupun sebetulnya dia sudah mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa pihak manajemen Dee Cinema sedang melakukan sosialisasi kembali untuk meminta ijin kepada masyarakat sekitar rencana keinginannya akan membuka kembali bioskop tersebut.

" Namun fakta di lapangan Informasi katanya  masyarakat sekitar ada yang setuju dan tidak setuju," paparnya.


Tjutju menambahkan terkait hasil akhir mediasi tersebut hasil mau di lanjut dibuka atau tidaknya kembali bioskop Dee Cinema pihaknya menegaskan itu bukan wewenang Pemerintahannya melainkan itu sudah kewenangan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

" Jadi jelas kami di sini hanya memediasi saja jangan sampai ada bentrok antara masyarakat yang pro kontra dan saran saya kalau memang ada yang rugikan silahkan masing-masing untuk menempuh jalur hukum," katanya.

Delegasi dari para ulama se-Cipanas dan MUI Cipanas Ahmad Sumarna mengungkapkan, alasan pihaknya meminta diadakannya rapat mediasi antara warga yang pro dan kontra dan pihak manajemen bioskop Dee Cinema kepada Pemdes Ciloto pokok masalah sebetulnya bukan pada bioskopnya.

Akan tetapi lanjut dia ada komplik yang saat ini sedang terjadi di lingkungan warga sendiri salah satu contohnya ada beberapa oknum yang mengatasnamakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cipanas dan Ormas Front Pembela Islam (FPI) bahwa mereka sudah menyetujui bioskop untuk beroperasi kembali.

" Terus yang kedua adanya gesekan- gesekan di masyarakat ketika ada rumor MUI dan FPI menyetujui mereka bertanya dan ini makanya perlu di komunikasikan kembali jangan sampai ada pergesekan di masyarakat sekitar,maupun di internal ormas islam sendiri," tuturnya 

Ahmad menegaskan, pihaknya masih berkomitmen dari awal untuk tetap menolak adanya bioskop di wilayahnya dengan alasan bahwa bioskop dee cinema tersebut diduga sudah menyalahi aturan tentang perijinannya.

" Kalau pun mereka (manajemen) yakin akan buka kembali silahkan tempuh secara hukum ke Dinas perijinan jangan sampai melibatkan lagi masyarakat apalagi menjual nama-nama kami," tegasnya.

Sementara itu Manager Bioskop Dee Cinema Tegar mengatakan,untuk saat ini pihaknya akan mengikuti apa yang di rekomendasikan oleh Pemerintah Desa Ciloto di hasil rapat mediasi tadi.

" Sudahlah kita ngikuti saja apa yang di sampaikan hasil mediasi tadi yang penting kita dari pihak bioskop tidak mau ada bentrok-bentrokan," tutupnya.

Reporter : Dedy
Editor : Jack