Dampak Kemarau, Waduk Jangari Terus Mengalami Pendangkalan -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Dampak Kemarau, Waduk Jangari Terus Mengalami Pendangkalan

Selasa, 23 Oktober 2018


CIANJUR - CeK Update
Dampak kemarau panjang debit Air di Waduk Jangari tepatnya di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus mengalami pendangkalan. Akibat pendangkalan tersebut kini kunjungan wisatawan lokal maupun dari mancanegara (Timur tengah) terus mengalami penyusutan.

Hal tersebut di ungkapkan Wakil Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Wisata Jangari, Hendrawan, bahwa, setelah mengalami kemarau panjang volume ketinggian air di pengairan Waduk Jangari terus mengalami penurunan hingga mencapai 80 persen.

"Dari angka penurunan ketinggiannya bisa mencapai 200 meter dari ketinggian normal biasa," tuturnya kepada Cek Update saat dikonfirmasi. Selasa (23/10/2018).

Hendra mengatakan, penomena tahunan surutnya Waduk Jangari hingga puluhan bahkan ratusan meter ini diakuinya, memang sudah biasa terjadi saat mengahadapi kemarau panjang.

"Jadi dampak kemarau tersebut bukan hanya menurunnya wisatawan yang berkunjung saja yang hampir mencapai 70 persen, tetapi ikan yang di budidayakan oleh para petani kolam jari apung (KJA) juga terus mengalami penyusutan," terang dia.

Dengan demikian Hendra berharap, di tengah terhimpitnya ekonomi masyarakat Jangari akibat kemarau panjang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dapat memberikan ruang solusi.

"Solusinya seperti menata taman-taman yang ada di lingkungan Waduk Jangari ini, tujuannya meskipun airnya surut wisatawan tetap mau berkunjung ke Jangari ini karena melihat penataan taman yang indah," harapnya.

Reporter : Dedy
Editor      : Fa'is