Hiraukan Perjanjian, Satpol PP Cianjur Akhirnya Bongkar Paksa 26 PKL Di Cimacan -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Hiraukan Perjanjian, Satpol PP Cianjur Akhirnya Bongkar Paksa 26 PKL Di Cimacan

Jumat, 19 Oktober 2018



CIANJUR - Cek Update
Setelah sempat diberi waktu selama satu minggu akhirnya pedagang kaki lima (PKL) yang berada disepanjang Jalan Raya Cimacan tepatnya di depan pusat pembelajaan pakaian Raja Fuctory Outlet (FO).Dibongkar paksa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan pantauan Cek Update di lapangan, pembokaran kios-kios semi permanen yang diduga berdiri diatas saluran air itu dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

Tampak ratusan petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur. Dikerahkan untuk mengamankan situasi.

Kepala Bidang (Kabid) Penindakan Perda (Gakda) Robby Erlangga mengatakan, pembokaran lapak PKL tersebut sudah berdasarkan kesepakatan yang di buat dan disepakati satu minggu yang lalu.

"Kesepakatan pembongkaran lapak tersebut sudah dibuat 11 Oktober yang lalu bersama koordinator PKL dan Pimpinan Daerah," tuturnya kepada para awak media Jum,at (19/10/2018).


Namun pada kenyataannya lanjut Kabid, pihak pedagang kaki lima sampai dengan waktu yang sudah ditentukan yaitu tanggal 18 Oktober 2018.Tetap tidak membongkar lapak dagangannya.

"Jadi hari ini kami bersama tim pembongkaran bangunan liar Kabupaten Cianjur,membongkar secara paksa bangunan tersebut," paparnya.

Sementara itu Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan,kegiatan pembongkaran lapak pedagang kaki lima tersebut,sudah berdasarkan kesepatan yang buat satu minggu yang lalu.

"Jadi alhamdulilah pembongkaran ini berjalan secara aman dan tertib tidak ada perlawanan, karena sudah ada perjanjian antara Kami dan Koordinator pedagang,"terangnya.

Walaupun diakui Herman, proses penertiban bangunan liar tersebut sempat mengalami beberapa kendala.Namun berkat kekompakan semua unsur pimpinan daerah mulai dari TNI dan POLRI.Proses penertiban tersebut berjalan dengan lancar. "Dan alhamdulilah hasilnya seperti ini,"tukasnya.

Herman menambahkan,saat ini sebanyak 26 pedangan yang terkena dampak penggusuran rencananya akan di relokasi ke Basemant Pasar Cipanas. "Jadi kita akan berikan lapak secara gratis selama satu tahun," tambahnya.

Reporter : Dedy