Ancam Nginap Di Pendopo, Akhirnya Ribuan Buruh Ditemui Bupati Sukabumi -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ancam Nginap Di Pendopo, Akhirnya Ribuan Buruh Ditemui Bupati Sukabumi

Kamis, 07 Februari 2019


SUKABUMI - Cek Update
Setelah seharian ribuan buruh melakukan aksi di Kantor Disnakertrans Kabupaten Sukabumi dan tidak ditemui Bupati, akhirnya buruh memutuskan melakukan longmarch ke Pendopo Kabupaten Sukabumi untuk meminta kejelasan dan perlindungan terkait beberapa permaslahan yang di alami buruh.

Salah satu persoalannya diantaranya, tunggakan gaji PT Sentosa Utama Garmindo (SUG) dan juga menyoroti pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan karyawan PT Laxmirani Mitra Garmindo (LMG) serta beberapa berusahan di wilayah Sukabumi utara yang diindikasi akan gulung tikar dan merugikan buruh.

"Banyak persoalan terkait perburuhan yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, tidak sekadar PT SUG tapi juga PHK yang dilakukan oleh PT LMG tanpa pesangon. Kedatangang kita untuk meminta tindakan Pemerintah Daerah atau Bupati agar menindaklanjuti dan memebrikan solusi yang kami alami," ujar Ketua GSBI Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin, Rabu (6/2/2019).

Selepas kedatangan buruh ke Pendopo Sukabumi dan mengancam akan menginap di Rumah Dinas Bupati itu, akhirnya Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menemui massa aksi. Meski, ribuan buruh menyoraki Marwan Hamami ketika memberikan penjelasan kepada buruh.

Akhirnya, perwakilan buruh dibawa ke ruang pendopo untuk audiensi mengutarakan keluhan-keluhan dan permasalahan buruh yang terjadi di Kabupaten Sukabumi.

Selepas menerima audiensi, Marwan Hamami kembali menemui massa aksi, ia mengatakan, dirinya sudah menerima apa yang disampaikan oleh perwakilan buruh dan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan. 

"Melalui kebijakan pemerintah menjembatani persoalan-persoalan yang dihadapi selama ini, tidak satu perusahaan saja tapi juga persoalan yang terjadi di perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi," kata Marwan.

Reoprter : S Ramdani (Chandra)