Bawa Uang Rp 400 Juta Pegawai UPK Sukaresmi Di Rampok -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bawa Uang Rp 400 Juta Pegawai UPK Sukaresmi Di Rampok

Rabu, 06 Maret 2019


CIANJUR - Cek Update 
Aksi pencurian kali ini tidak hanya terjadi dimalam hari,tapi kini para pelaku lebih nekat melakukannya di siang hari.Seperti yang terjadi selasa kemarin (6/3) sekitar pukul 11:20 wib siang.

Kantor Unit Pengelolaan Keuangan (UPK) Sukaresmi tepatnya di Jalan Raya Mariwati Desa Kawungĺuwuk Kecamatan Sukaresmi,Kabupaten Cianjur Jawa Barat di datangi perampok.

Sontak saja kejadian ini sempat membuat geger sejumlah pegawai yang tengah melakukan aktivitasnya, apalagi tkp berada di jalur yang cukup padat penduduk.

Ketua UPK Sukaresmi Dodi Sopyan Ramdan mengatakan,kejadian perampokan tersebut terjadi kemarin sekitar jam 11:20 wib saat pegawainya dibagian Kepala Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) bernama Endi Suhendi (64) pulang dari Bank membawa uang senilai Rp 397 juta. 

Yang rencananya menurut Dodi,uang tersebut akan di gulirkan kepada tujuh kelompok pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di empat Desa wilayah Kecamatan Sukaresmi.

"Sesampainya pak Endi di depan kantor tiba-tiba pelaku dari arah belakang langsung menarik paksa tas yang berisikan uang tersebut kemudian kabur ke arah pasar Cibadak tapi saat di kejar pelaku sudah menghilang," tuturnya saat di konfirmasi Rabu (6/3/2019).

Dodi mengatakan,berdasarkan hasil pantauan CCTV depan kantor,ciri-ciri pelaku tinggi kurus rambut pendek dengan memakai kaos dan celana levis pendek serta sepatu hitam pendek,diduga sudah membuntuti sejak pegawainya keluar dari Bank BNI Cabang Cipanas.

"Pelaku ada dua orang yang satu bagian eksekusi dan yang satu di jalan sambil pakai motor jenis yamaha vixon,mungkin untuk siap kabur setelah melakukan aksinya," paparnya

Sementara itu,Kapolsek Sukaresmi AKP Gito mengungkapkan,pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus perampokan yang menimpa pegawai UPK Sukaresmi itu. 

"Kemarin,begitu saya dapat kabar dari anggota saya langsung datangi kantor UPK nya dan sudah kita mintai keterang dari saksi-saksi di lapangan dan sebuah rekaman CCTV," ungkapnya

Kapolsek menduga para pelaku merupakan jaringan residivis dari luar pulau jawa yang sudah lama beroperasi di Kabupaten Cianjur," Biasanya aksi pelaku berpindah pindah tempat, dari tempat ini ke tempat lain," paparnya.

Kepolsek menambahkan,agar tidak lagi terjadi peristiwa serupa di wilayah hukum Sukaresmi,pihaknya menghimbau kepada masyarakat ataupun Instansi-Instansi baik dari Pemerintahan Desa (Pemdes) ataupun Pemerintah Kecamatan.

"Kalau mau ngambil uang banyak,datang ke pihak kami minta pengaman,gratis tidak akan di pungut sepeser pun biayanya," pungkasnya

Reporter : Dedy