Isak Tangis Warnai Acara "Paturay Tineung" Walikota Tasikmalaya -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Isak Tangis Warnai Acara "Paturay Tineung" Walikota Tasikmalaya

Selasa, 30 April 2019


TASIKMALAYA - Cek Update
Usai kantor Walikota Tasikmalaya digeledah Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (24/4/2019) lalu, Walikota Budi Budiman selang dua hari berikutnya telah ditetapkan tersangka oleh KPK, terkait kasus dugaan gratifikasi atau suap di kementerian PU.

Paska kejadian tersebut terlihat isak tangis mewarnai acara paturay tineung Walikota Tasikmalaya dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tasikmalaya, di Loby Balai Kota Tasikmalaya, Senin (29/4/2019).

Pada kesempatan tersebut Walikota Budi Budiman secara resmi berpamitan dengan seluruh jajaran ASN dilingkungan Setda Pemkot Tasikmalaya. Tampak beberapa kadis dan staf bersalaman dengan Walikota sambil menitikkan air mata.

Kehadiran Walikota disambut dengan nyanyian Selamat Ulang Tahun oleh jajaran ASN, karena dua hari lalu Walikota Budi Budiman genap berusia 54 tahun serta terakhir kalinya walikota Tasikmalaya berpamitan.

Tampak terlihat sesekali Walikota menitikkan air mata tanda terharu yang tidak bisa terbendung. Dengan memberikan sambutan sambil terbata bata walikota menyampaikan ungkapan perasaannya dihadapan jajaran ASN Pemkot Tasikmalaya.

"Saya pesan lanjutkan Pembangunan Kota Tasikmalaya, agar kelak Kota Tasik ini semakin maju dan berkembang sesuai dengan harapan yang didambakan selama ini, " pesan Walikota.

Dalam kesempatan tersebut pun walikota Tasikmalaya itu berharap agar seluruh ASN Pemkot Tasikmalaya untuk tetap kompak serta terus bangun silaturahmi. 

"Saya secar pribadi memohon doa untuk keluarga saya agar selalu diberi kesehatan dan ketabahan dalam menerima cobaan ini, " kata Budi sambil menyeka air matanya.

Sementara itu disela HUT BAKI yang ke 19, ketika reporter Cek Update menanyakan perihal walikota Tasikmalaya yang menjadi tersangka kasus dugaan gratifikasi kepada Ketua Umum Badan Anti Korupsi Indonesia (BAKI) Uge Theo Saputra, tidak dapat memberikan steatman kepada Reporter.

Padahal kita diketahui kebeadaan mereka (BAKI,-red) sebagai salah satu pemerhati anti korupsi.

Reporter : Olis