Polres Tangerang Ringkus Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan Supir Truk AMDK -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Polres Tangerang Ringkus Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan Supir Truk AMDK

Kamis, 04 April 2019


TANGERANG - Cek Update
Team Gabungan Opsnal Polres Kota Tangerang berhasil mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap supir truk yang mengangkut 1.400 galon aqua senilai Rp 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah), yang terjadi di Jalan Raya Serang KM 25, Kampung Kosambi Desa Balaraja Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang Banten.

Dalam kasus kekerasan tersebut sejumlah 5 (Lima) Tersangka berhasil diringkus, satu diantaranya ditembak. Terbongkarnya kasus perampokan yang menewaskan Wildan (26), Tim Gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang AKP Gogo Galesung berhasil meringkus Tersangka "MF" (25) di sebuah hotel di daerah Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Hebatnya, pada kasus ini pihak Kepolisian berhasil dibongkar pelaku kejahatan tersebut kurang dari 24 jam.

"Otak dari perampokan yang menewaskan Wildan tak lain keneknya sendiri bernama MF (25). Tersangka MF ditangkap di sebuah hotel di Sukabumi," ungkap Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol M. Sabilul Alif saat jumpa pers di Mapolres Kota Tangerang, Kamis (04/04/2019).

Selain tersangka MF, Lanjut Kombes Pol. Sabilul Alif, pihaknya juga mengamankan yang diduga ikut merencanakan dalam kasus ini yaitu "EH" (25) warga Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, "MS" (28) warga Pasir Bandung Kabupaten Sukabumi, "HR" (25) warga Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang dan "SM" (25) warga Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.

Kapolres Kota Tangerang menjelaskan, bahwa terbongkarnya kasus pembunuhan tersebut berawal dari temu mayat di Kampung Kosambi Desa Balaraja Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang pada hari Rabu (27/03/2019) yang lalu. Dari hasil penyelidikan, diketahui mayat tersebut adalah bernama Wildan alias Rahmat yang bekerja pada Perusahaan air mineral merk Aqua.

"Dari hasil visum, korban tewas setelah dibekap menggunakan kantong plastik serta bagian kepala robek yang diduga pukulan benda tumpul. Korban dihabisi saat memeriksa ban kendaraan dengan menggunakan kunci roda," terang Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol. Sabilul Alif S.I.K.

Dari hasil penyelidikan tersebut, bahwa korban tengah ditugaskan pihak perusahaan bersama tersangka *MF* untuk mengirimkan sebanyak 1.400 galon air mineral ke daerah Labuan Pandeglang. Berbekal dari informasi tersebut, Unit Opsnal dibantu Tim DF Polda Banten yang dipimpin AKP Gogo Galesung segera melakukan pengejaran terhadap Tersangka. 

"Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui berada di sebuah hotel di daerah Sukabumi, dibantu senjumlah personil Satuan Reskrim Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota langsung melakukan penyergapan dan berhasil meringkus tersangka," beber Kombes Pol. Sabilul Alif. 

Dalam pemeriksaan, Tersangka "MF" mengakui perbuataannya bahkan perbuatan tersebut juga direncanakan bersama Empat rekannya. Berbekal dari pengakuan tersebut, Tim Gabungan melanjutkan perburuan dan berhasil meringkus Empat tersangka lainnya. 

"Namun dalam pengembangan kasus ini, tersangka MF berusaha melakukan perlawanan. Karena tidak mengindahkan peringatan, Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur," terang Kapolres Kota Tangerang didampingi Kasat Reskrim AKP Gogo Galesung.

Kapolres Kota Tangerang menerangkan, bahwasannya air mineral hasil rampokan seharga 60 juta rupiah telah dijual kepada penadah di daerah Rangkas Bitung seharga 49 juta rupiah. Usai menjual hasil rampokan tersebut, tersangka MF kembali ke Sukabumi menggunakan kendaraan carteran meninggalkan truk milik perusahaan bernomor Polisi B-9516-NQC di daerah Balaraja Tangerang.

"Setelah menjual barang hasil kejahatan, tersangka kembali ke Sukabumi untuk membagi hasil kejahatan. Sedangkan truk yang semula memuat produk Aqua ditinggalkan di daerah Balaraja," imbuh Kapolres Kota Tangerang.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 340 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

Reporter : Dasep