Tak Pernah Dapat Bantuan, Puluhan Warga Palasari Ontrog Kantor Desa -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tak Pernah Dapat Bantuan, Puluhan Warga Palasari Ontrog Kantor Desa

Senin, 08 April 2019


SUKABUMI - Cek Update
Luapkan kekesalan karena tak pernah dapat bantuan, puluhan warga kampung Palasari Rt 01/01 ontrog kantor Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Senin (08/04/2019).

Kedatangan warga tersebut dengan maksud menanyakan prihal kondisi yang bagaimana yang layak mendapat bantuan dari pemerintah, baik itu bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan lainnya.

"Tujuan kami datang ke desa ini ingin menanyakan kategori warga seperti apa yang layak dapat bantuan dari pemerintah, baik itu PKH maupun bantuan lain. Karena selama ini kami perhatikan hanya warga  mampu saja yang terus menerima bantuan," ungkap salah satu warga Irene Dwi Herawati kepada Cekupdate di lokasi.

Menurutnya, di Desa tersebut penerima bantuan itu banyaknya orang yang mampu saja, sementara warga miskin malah tidak pernah kebagian sama sekali. "Kalau melihat kenyataannya seperti ini menurut kami bantuan pemerintah tersebut belum tepat sasaran, oleh sebab itu tolong di lakukan pengecekan dan pendataan ulang oleh Pemerintah Desa agar di ketahui mana warga yang berhak mendapat bantuan dan mana yang tidak berhak," ketusnya dengan nada kesal.

Sementara kepala Desa Palasari Hilir Muhtar menyampaikan bahwa, sebetulnya pihaknya terus mengajukan data - data warga yang kurang mampu agar mendapat bantuan. "Tetapi kami tidak bisa memastikan bakal dapat bantuan atau tidak karena itu sepenuhnya bukan kewenangan Pemerintah Desa," terang Kades.

Muhtar menjelaskan bahwa, Desa itu hanya sebagai jembatan, oleh sebab itu kata dia, dirinya siap menerima masukan dari warga untuk pengajukan data warga yang belum mendapat bantuan. "Namun kalau untuk mengabulkan kapan harus mendapat bantuan tersebut tentunya itu bukan kewenangan kami," tegasnya.

Kemudian di tempat yang sama pendamping PKH Kecamatan Parungkuda Aris Munandar menambahkan bahwa, datangnya warga ke kantor desa ini disebabkan karena kurangnya informasi terkait masalah PKH, tentang siapa saja yang berhak mendapat bantuan program tersebut.

"Seperti halnya terindikasi hari ini terdapat masyarakat yang masuk kategori mampu tapi mereka masih mendapatkan bantuan PKH, dan jawabannya ialah permasalahan data dari pusat banyak yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan saat ini," jelasnya.

Selanjutnya kata Aris, solusinya tentunya Pemdes harus melakukan penyetopan bantuan kepada warga yang tidak layak kemudian mengajukan melalui musyarawah, data warga mana saja yang benar - benar berhak mendapatkan bantuan. "Karena tugas kami selaku pendamping PKH hanya memonitor agar bantuan PKH tersebut sampai ke masyarakat," pungkasnya.

Reporter : Fa'is