Peringati Hari Buruh, Mahasiswa di Tasikmalaya Gelar Aksi Solidaritas Terhadap Buruh -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Peringati Hari Buruh, Mahasiswa di Tasikmalaya Gelar Aksi Solidaritas Terhadap Buruh

Rabu, 01 Mei 2019


TASIKMALAYA - Cek Update
Dalam rangka memperingati hari buruh sedunia, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Tasikmalaya menggelar aksi damai di depan gerbang Bale Kota Tasikmalaya, Selasa (1/5/2018).

Terlihat mahasiswa yang turut hadir dari berbagai universitas di Tasikmalaya diantaranya dari Universitas Siliwangi, Universitas Muhamaddiyah Tasikmalaya, Universitas Perjuangan, STIKes BTH, STAINU.

Para mahasiswa pun terlihat membawa serta spanduk bertuliskan sejumlah tuntutan, kemudian perwakilan dari setiap universitas bergantian berorasi di luar gedung Bale Kota Tasikmalaya.

Selain menyampaikan aspirasi mengenai kesejahteraan para buruh lewat sejumlah orasi, dalam aksinya kali ini para mahasiswa juga mengelar salat berjamaah salat duhur di depan gerbang kantor Wali Kota tersebut.

Menurut Koordinator aksi, Rafi Akhsanul mengatakan aksi yang mereka lakukan adalah merupakan aksi solidaritas untuk menyuarakan jeritan para buruh yang berada di Kota Tasikmalaya.

"Kami menuntut agar para buruh digaji sesuai Upah Minimum Kota (UMK) yang mana masih ditemukan masih banyak pekerja yang digaji tidak sesuai, " cetusnya.

Rafi pun menambahkan, tahun ini UMK Tasik diketahui sebanyak Rp 1,9 lebih, "Namun ada sebagian perusahaan yang memberi upah dibawah ketentuan yang sudah ada," tambah Rafi.

Selain itu Rafi menyatakan para mahasiswa menolak keras peraturan presiden terkait tenaga kerja asing yang mana hal itu dinilainya hanya akan lebih menyengsarakan tenaga kerja lokal.

"Tenaga kerja kita masih bisa bersaing dengan TKA, jelas hal tersebut akan lebih menyengsarakan tenaga kerja lokal. Hal tersebut seolah nantinya tidak percaya terhadap tenaga kerja lokal, " ketusnya.

Akibat aksi ini, sebagian ruas jalan Letnan Harun ditutup selama aksi berlangsung dan pihak kepolisian memberlakukan sistem contra flow di jalan tersebut.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Ma'ruf mengatakan untuk mengamankan peringatan mayday ini menyiagakan ratusan personil gabungan agar Kota Tasik tetap kondusif.

"Kami menurunkan kurang lebih 500 personil untuk mengamankan mayday Tahun ini terdiri dari jajaran Polres, Kodim, Koramil, Satpol PP, serta Dishub, " ungkapnya.

Dia mengatakan petugas gabungan tersebut disebar disejumlah titik untuk melakukan pengamanan selama aksi Mayday tersebut. "Para petugas terus akan mengawal aksi ini, semoga aksi ini berjalan lancar dan tanpa ada tindakan yang tidak diinginkan, " pungkasnya.

Reporter : Olis