Luput Perhatian Dari Pemerintah,Makom Eyang Jamhar Penyebar Islam Pertama Di Cipanas Tidak Terawat -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Luput Perhatian Dari Pemerintah,Makom Eyang Jamhar Penyebar Islam Pertama Di Cipanas Tidak Terawat

Selasa, 16 Juli 2019


CIANJUR- Cek Update
Makam Karomah Eyang Jamhar yang menjadi salah satu makam keramat di Kampung Tarigu Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas,Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.

Saat ini kondisinya kurang terawat akibat keterbasan dana. Hal tersebut dikeluhkan warga sekitar dan para peziarah dari luar desa.

Diantaranya fasilitas pendukung seperti akses jalan dan fasilitas tempat untuk berkumpul para peziarah juga masih belum dibangun, bahkan jauh dari kondisi layak untuk para pengunjung.

Bahkan untuk menuju ke situs bersejarah tersebut hanya bisa dilintasi dengan cara berjalan kaki, karena jalan masuk menuju ke makom hanya berupa jalan setapak beralaskan tanah.

Jajang (50) Juru kunci makom yang juga warga sekitar mengatakan, pihaknya selama ini ingin adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah setempat. Karena menurutnya makam tersebut,merupakan salah satu makam keramat di wilayah Cipanas.

"Jalan masuk dari tepi jalur Mariwati berada di pinggir saluran irigasi dan hanya cukup untuk sepeda motor. Itupun mesti disimpan di rumah warga, karena untuk menuju ke makam mesti berjalan kaki," tuturnya saat di temui di kediamannya kemarin senin (15/7/2019).

Jajang mengungkapkan,saat ini bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan seperti mobil dan motor yang selama ini hendak berjiarah ke makom tersebut, tidak bisa langsung menuju makam karena pengunjung terlebih dahulu harus menempuh dengan berjalan kaki.

"Makam keramat sendiri berada di 'Lebak Pasir' (turun bukit, red) sehingga harus jalan kaki dari depan gapura Kampung Tarigu sekitar 100 meter," paparnya

Jajang menambahkan,saat ini para peziarah yang datang pun sudah mulai ramai. Bahkan setiap malam Senin dan malam Jumat yang bertepatan dengan kliwonan, lokasi makam sering dipenuhi puluhan peziarah dari berbagai daerah seperti dari Banten,Sakabumi dan Cianjur. untuk melakukan do,a dan berzikir.

Makom Eyang Jamhar sendiri merupakan generasi pertama di wilayah Kampung Tarigu Desa Sindanglaya cikal bakal penyebar Islam di wilayah Cipanas.

"Eyang Kobul diperkirakan hidup pada abad ke-17 Masehi dengan menyebarkan Islam di sekitar Sindanglaya, Cipanas, Balakang, dan perbatasan Cibodas saat ini," Imbuhnya

Sementara Ustadz Jaira, Tokoh Agama di Kampung Tarigu berharap segera ada kucuran dana bantuan dari pemerintah setempat. Karena makam ini dinilai cukup bisa berdampak pada potensi ekonomi warga.

"kalau sudah difasilitasi dari segi akses jalan, serta tempat yang layak di dekat makam, InsyaAllah kedepannya makam keramat ini akan lebih ramai dikunjungi peziarah," harapnya

Ustd menerangkan makam Eyang Jamhar tersebut banyak didatangi tujuannya yakni hanya untuk meminta keberkahannya. Bahkan beberapa peziarah dari luar daerah ada yang sampai bermalam, karena di yakini bisa memberikan sesuatu yang lebih berkah.

"Jika misalnya ada informasi menyimpang yang menyebutkan situs makam Eyang Jamhar ini untuk sesuatu yang mistis, itu tidak benar. Karena mengunjungi makam ini betul-betul untuk berziarah dan mendoakan ulama terdahulu, bukan untuk mencari kekayaan," pungkasnya 



Reporter : Dedy