Mahasiswa dan Petani Sukabumi 'Gruduk' DPR RI

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Mahasiswa dan Petani Sukabumi 'Gruduk' DPR RI

Selasa, 24 September 2019
SUKABUMI - Cek Update
Ratusan massa dari beberapa element mahasiswa dan petani asal Kabupaten Sukabumi, berangkat ke Jakarta. Mereka melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPR RI, untuk menolak RUU Pertanahan, RUU KPK dan RUKHP, pada  Selasa (24/9) pagi.

Mereka terdiri dari DPC SPI Sukabumi, DPC GMNI SukabumI, HMI Cabang Sukabumi dan PB HIMASI. Ratusan massa aksi berangkat sekitar pukul 04:00 wib dari sukabumi, menggunakan 5 bus dan tiba pada pukul 08:00 WIB di depan gedung senayan.

Kedatangan mereka ke gedung senayan itu karena mencuatnya issue beberapa RUU yang diyakini merugikan rakyat serta pelemahan KPK. Seperti halnya, RUU Pertanahan yang seharusnya memuat prinsip-prinsip keadilan agraria yang tertuang di UUPA 1960 ini malah melenceng jauh.

"Kita memandang dan bersikap substansi dari draft RUU pertanahan belum memuat prinsip UUPA 1960 serta malah bertentangan dengan konstitusi," ujar ketua DPC SPI Sukabumi, Rozak Daud di depan gedung senayan.

Tidak hanya itu, Rozak menilai beberapa RUU yang dibahas Panja DPR pada tanggal 21-23 Juni 2019 diantaranya, RUU Sistem Budaya Pertanian Berkelanjutan (SPPB), RUU Karantina hewan, ikan dan tumbuhan, RUU Perkoperasian, UU Sumber daya air, RUU KPK dan RUKHP.

"Dengan adanya beberapa RUU tersebut kami bersama ratusan massa ingin meminta keadilan kepada para wakil rakyat yang duduk di gedung senayan supaya membatalkan kesemua RUU itu," jelas Rozak.

Reporter : Candra/M Afnan