PB HIMASI Sayangkan, Jajaran DLH Tak Paham Tupoksi -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

PB HIMASI Sayangkan, Jajaran DLH Tak Paham Tupoksi

Rabu, 04 September 2019


SUKABUMI, Cek Update - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HIMASI) Kabupaten Sukabumi lakulan aksi damai di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi yang berada di Jalan Jajaway Pelabuan Ratu Sukabumi, Rabu (04/09/19).

Dalam aksinya PB Himasi menuntut evaluasi kerja DLH dalam pembangunan proyek ayam di daerah Cikembar yang jelas-jelas tidak di perbolehkan dan Terbengkalainya Tempat Pembuangan Sampah Akhir di Cikadu.

"Dasar penetapan moratoirum itu adalah adanya Perpres dan Inpres yang menetapkan Sukabumi sebagai kawasan ekonomi khusus, jadi wilayah di Kabupaten Sukabumi perlu ditata sesuai dengan rencana tata ruang dan tata wilayah yg selaras antara pusat dan daerah, " ungkap ketua PB HIMASI Kabupaten Sukabumi Eki Rukmansyah disela acara.

Eki pun menambahkan, jika Moratorium juga diberlakukan dengan nempertimbangkan aspek lingkungan hidup dan pendapatan asli daerah (PAD). "Apabila memang moratorium diberlakukan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, maka tidak ada urusan dengan PAD. Artinya mau ada komitmen atau tidak dari pengusaha terhadap PAD, moratorium harus berjalan, " terangnya.

PB HIMASI pun menilai apabila lebih mementingkan PAD, maka patut diduga adanya kasus-kasus pembangunan kandang ayam baru-baru ini ada keterkaitannya dengan soal PAD tadi. "Bila ini benar maka berarti Pemda Kabupaten Sukabumi lebih memilih uang dari pada menjaga lingkungan, " cetus Eki.

PB HIMASI pun menuntut beberapa :
1. DLH melakukan pengawasan yang lebih teliliti tentang pengelolaan limbah ke semua perusahaan-perusahaan di Sukabumi
2. Perjelas status TPA Cikadu, atau tangkap Oknum Dinas yang dinilai lalai mengenai proses pemabangunan TPA Cikadu
3. Menuntut mundur Kadis DLH yang dinilai tidak paham dengan permasalahan yang ada di Kabupaten Sukabumi
4. Tindak tegas perusahaan Damai Alam Sejahtera yang tidak menghiraukan himbauan dari DLH untuk menghentikan kegiatan usahanya.

PB HIMASI pun menyangkan jajaran DLH tidak paham tupoksi, dan tidak memeberikan solusi dengan beberapa permasalahn yang di bawa dalam aksi damai tersebut. "Kami PB HIMASI akan melaporkan kepada Bupati untuk mengganti seluruh jajaran yang berkerja di DLH karena menurut kami mereka tidak paham dengan permasalahan lingkungan hidup yang sedang melanda Kabupaten Sukabumi, " pungkasnya.

Reporter : M Afnan