80 Paguron di Jawa Barat Hadiri Milangkala Mustika Putra Pasundan -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

80 Paguron di Jawa Barat Hadiri Milangkala Mustika Putra Pasundan

Sabtu, 05 Oktober 2019
SUKABUMI - Cek Update
Kurang lebih 80 Paguron dari berbagai wilayah di Jawa Barat ikut hadir dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (Milangkala) Paguron Mustika Putra Pasundan yang ke 1.

Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan menampilkan berbagai seni dan budaya,.mulai dari Pencak Silat, Calung, Gondang Lisung, Debus, Kacapi, Suling, Karinding, Hadroh, kaulinan lembur dan lain sebagainya. Serta turut diisi dengan kegiatan Bakti Sosial berupa Satunan puluhan Anak Yatim dan Jompo, tepatnya digelar di Museum Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sabtu (05/10/2019).

"Peringatan milangkala ini sekaligus momen ajang sono antar paguron dan komunitas seni budaya khususnya yang ada di Jawa Barat," ungkap Ketua Panitia sekaligus pembina Paguron Mustika Putra Pasundan, Budi Arya kepada Awak Media disela kegiatan.

Menurutnya, kurang lebih pihaknya mengundang 80 Paguron serta para penggiat seni dan budaya dari berbagai wilayah, diantaranya. Sukabumi, Bogor Cianjur, Bandung Barat, Tasik, Garut dan wilayah lainnya untuk hadir dalam kegiatan tersebut. "Alhamdulilah perwakilan Paguron semuanya dapat hadir dan ikut memeriahkan acara ini," tuturnya.

Dengan demikian Budi berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat bisa lebih mengenal kesenian dan budaya kita sebenarnya, karena menurut dia, budaya Sunda saat ini sudah hampir tergerus oleh budaya - budaya luar.

"Bahkan budaya luar yang merusak moral dan bertentangan dengan adat budaya serta agama kita juga mulai berkembang di wilayah kita, namun ironisnya kondisi saat ini banyak yang tidak sadar. Bahkan banyak orang mengaku Asli Sunda tetapi tidak mengetahui seni dan budaya sunda yang sebenarnya," terang dia.

Sementara Pemerhati Seni dan Budaya Abah Ruskawan menambahkan, dirinya bangga atas digelarnya Pentas Seni dan Budaya tersebut, karena menurut dia, kegiatan tersebut bisa menjadi ajang silaturahmi antar paguron.

"Kegiatan hari ini menurut saya cukup bersejarah karena bertepatan dengan peringatan hari TNI ke-74, dan mudahan - mudahan kegiatan ini bukan yang pertama dan terakhir. Tetapi menjadi kegiatan yang bisa terus berlanjut dari tahun ke tahun termasuk juga bisa jadi uswatun bisa jadi contoh bagi para penggiat di luar Sukabumi," harapnya.

Senada disampaikan, Ketua Paguron Mustika Putra Pasundan, Supardi Winata bahwa, di milangkala yang ke-1 ini dirinya berharap Mustika Putra Pasundan bisa lebih menjaga serta mengembangkan seni khususnya seni budaya Sunda. "Karena kita merupakan asli kelahiran Sunda maka sepatutnya harus cinta serta mengenal mana budaya Sunda yang sebenarnya," pungkasnya.

Reporter : Fa'is