Calung Karya Barucis Tampil di Pentas Ajang Sono Paguron -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Calung Karya Barucis Tampil di Pentas Ajang Sono Paguron

Sabtu, 05 Oktober 2019
SUKABUMI - Cek Update
Komunitas Barudak Cisarua (Barucis) yang berdomisili di Kampung Cisarua Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, ikut memeriahkan Pentas Seni dan Budaya Ajang Sono antar Paguron dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (Milangkala) Pagguron Mustika Putra Pasundan yang di hadiri perwakilan Paguron dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Peringatan Milangkala tersebut menampilkan berbagai kegiatan seni Budaya Sunda diantaranya, Pencak Silat, Calung, Gondang Lisung, Debus, Kacapi, Suling, Karinding, Hadroh, kaulinan lembur dan lain sebagainya. Serta turut diisi dengan kegiatan Bakti Sosial berupa Satunan puluhan Anak Yatim dan Jompo. Tepatnya digelar di Museum Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sabtu (05/10).

"Keikutsertaan Barucis hari ini dalam rangka silaturahmi dengan semua Paguron dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Meskipun Barucis sendiri tergolong baru bergerak di bidang Seni Budaya, tetapi mudah - mudahan berkat silaturahmi ini kami bisa terus melebarkan sayap. ungkap Ketua Barucis, Dian Cahyadi saat ditemui Cek Update di Lokasi.

Selanjutnya pria kelahiran 1986 tersebut menuturkan bahwa, awal terbentuknya Barucis sendiri karena melihat kondisi warga yang sangat memprihatinkan usai terjadinya bencana banjir menimpa wilayah kabandungan beberapa tahun lalu.

"Dari situ akhirnya kami warga Cisarua, baik yang bekerja dikampung maupun di kota sepakat membuat wadah kegiatan sosial bernama Barudak Cisarua (Barucis)," tuturnya.

Menurutnya, pergerakan Barucis waktu itu memang hanya di bidang Bakti Sosial saja mulai dari santunan anak yatim dan jompo, bedah rumah dan lain sebagainya, namun kata dia, kali ini Barucis sendiri mencoba melebarkan sayap melalui pengembangan seni dan budaya yang ada di wilayah.

"Jadi kali ini Barucis itu bukan sekedar wadah sosial saja tetapi juga sebagai wadah masyarakat untuk mengembangkan berbagai seni dan budaya sunda khususnya. Tujuannya tidak lain untuk menggali potensi warga serta mencari bibit berkualitas di bidang seni, yang nantinya akan kita tampilkan di berbagai festival seni budaya. Jadi jangan sampai warga yang mempunyai bakat seni tetapi potensi mereka tidak tersalurkan," terangnya.

Dengan demikian Pria yang berprofesi sebagai guru itu menyampaikan, tentunya keberadaan Barucis sendiri perlu dorongan serta perhatian dari pemerintah, baik Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah.

"Karena dengan hadirnya Barucis tentunya secara tidak langsung beban pemerintah di wilayah kami cukup berkurang, oleh karena itu kami berharap pemerintah merespon serta mampu berkolaborasi dengan kami untuk membangun serta menggali potensi demi kemajuan wilayah," pungkasnya.

Reporter : Fa'is