Cegah Terjadinya Pelecehan Anak, Pemdes Bojongkokosan Gelar Pelatihan Perlindungan Anak

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Cegah Terjadinya Pelecehan Anak, Pemdes Bojongkokosan Gelar Pelatihan Perlindungan Anak

Selasa, 29 Oktober 2019

SUKABUMI - Cek Update
Demi membentuk karakter desa ramah anak Pemerintah Desa (Pemdes) Bojongkokosan menggelar pelatihan dan penyuluhan perlindungan anak, dengan menghadirkan dua narasumber diantaranya. Kabid Perlindungan dan tumbuh kembang Anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, serta Lembaga Penelitian Sosial Agama (LENSA) Sukabumi.

Kegiatan yang mengusung tema "Sinergi dan Kolaborasi Peran Untuk Perlindungan Anak Menuju Desa Ramah Anak" itu dihadiri puluhan masyarakat perwakilan di masing - masing ke-Rt'an, tepatnya digelar di gedung Arimasita, Jalan Siliwangi, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/10/19).

"Tujuan digelarnya kegiatan penyuluhan ini tentunya sebagai bentuk upaya pencegahan dari Pemerintah Desa karena berbagai kejadian yang kita lihat dan sering kita dengar di masyarakat khususnya berbagai permasalahan terhadap anak," ungkap Kepala Desa Bojongkokosan, Dini Rahmawati kepada Cekupdate disela kegiatan.

Menurutnya, puluhan Peserta ini nantinya akan menjadi satgas perlindungan anak untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di lingkungannya masing - masing. "Rencananya ke depan akan dibentuk Posko Pengaduan Perlindungan Anak tingkat desa untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian-kejadian terkait kekerasan dan perampasan hak anak khususnya di Bojongkokosan," tuturnya.
Sementara, Kabid Perlindungan dan tumbuh kembang Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Hj. Iva Rufaidah menambahkan, melalui penyuluhan ini nantinya masyarakat tidak perlu takut seandainya terjadi kasus yang menimpa anak di desa ini baik kasus kekerasan maupun pelecehan terhadap anak.

"Laporkan saja pelakunya ke pihak Kepolisian, kemudian untuk korbannya sendiri kita berikan terapi pendampingan kesehatannya dan berkordinasi langsung dengan DP3A," terangnya.

Ditempat yang sama juga Direktur Lembaga Penelitian Sosial Agama (LENSA) Sukabumi, Daden Sukendar selaku narasumber menyampaikan apresiasinya kepada Pemdes Bojongkokosan. Menurutnya, kegiatan ini sangatlah luar biasa manfaatnya karena fenomena permasalahan anak ini tidak bedanya seperti gunung es, artinya banyak anak yang mengalami korban baik itu kekerasan maupun pelecehan tetapi orang tua mereka tidak berani melapor.

"Seperti halnya yang diterima LENSA sendiri pertahun itu rata - rata bisa mencapai 25 kasus baik itu pelecehan maupun kekerasan. Oleh sebab itu melalui penyuluhan ini mudah - mudahan Desa Bojongkokosan terhindar dari masalah tersebut dan terwujudnya Desa Ramah Anak," pungkasnya mengakhiri.

Reporter : Fa'is