Kurun Satu Bulan, Polres Sukabumi Kota Ungkap 6 Kasus Narkoba

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kurun Satu Bulan, Polres Sukabumi Kota Ungkap 6 Kasus Narkoba

Kamis, 17 Oktober 2019
SUKABUMI - Cek Update 
Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jabar Polres Sukabumi Kota dalam kurun waktu satu bulan terakhir berhasil mengungkap sebanyak Enam kasus penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo S.I.K. didampingi Waka Polres Sukabumi KOMPOL Sulaeman Salim S.Pd., S.H., M.H., dan Kasat ResNarkoba dalam Konferensi Pers mengungkapkan, kasus penyalahgunaan Narkoba tersebut melibatkan sebanyak 20 Tersangka yang terdiri dari pemakai, pengedar hingga terduga bandar narkoba yang kerap beroperasi di wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota.

"Daerah yang kerap menjadi tempat operasi Narkoba tersebut diantaranya Lembursitu, Warudoyong, Cikole, Citamiang, Cisaat dan Sukabumi," ungkapnya dalam Konferensi Pers, di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (17/10/2019).

Jajaran Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kot berhasil mengamankan Barang bukti, AKBP Wisnu menyebutkan, berupa Shabu dengan berat total 2 Ons 71,88 Gram dengan harga senilai Rp 410.000.000,- dan Ganja dengan berat total 4 Ons 87,55 Gram setara dengan harga Rp 3.500.000,-

"Barang bukti yang kami sita yaitu Sabu lebih kurang 3 ons, bernilai Rp 400 Juta dan Ganja lebih kurang 4 ons bernilai Rp 3,5 juta. Tersangka rata-rata dari Sukabumi," terangnya.

Lebih lanjut AKBP Wisnu mengatakan, modus yang kerap dilakukan oleh para tersangka tersebut adalah dengan cara menyimpan, transfer, sistem tempel hingga bertemu langsung untuk melakukan transaksi narkoba.

Dari ke-20 tersangka yang berhasil diamankan, terdapat salah satu Tersangka perempuan AN, salah satu pengedar narkoba yang menerima arahan langsung dari Tersangka PF yang tengah menjalani hukuman terkait kasus yang sama di lapas Nyomplong Warudoyong Sukabumi.

AKBP Wisnu menerangkan, bahwa modus yang peredaran narkoba dikendalikan dari dalam Lapas dengan menggunakan alat komunikasi.

"Seorang perempuan berinisial AN itu, baru 1 bulan dikendalikan, dengan teknisnya dikendalikan melalui alat komunikasi," beber AKBP Wisnu.

Hingga saat ini, ke-20 tersangka masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota dan sebagian dititipkan di Lapas Nyomplong Warudoyong Sukabumi.

Menurut AKBP Wisnu, Barang haram tersebut datang dari luar wilayah Sukabumi dan di Sukabumi hanya transit saja.

"Akibat perbuatannya itu, para tersangka terjerat UU Narkotika dengan ancaman selama 20 tahun. Undang Undang 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman selama 10 tahun, Undang Undang nomor 6 tahun 1997 ancaman 5 tahun," pungkas AKBP Wisnu Prabowo S.I.K.

Reporter : Dasep