Pelajar Milenial Bersama Polres Cianjur Gelar Festival Milenial Cinta NKRI

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pelajar Milenial Bersama Polres Cianjur Gelar Festival Milenial Cinta NKRI

Sabtu, 19 Oktober 2019
CIANJUR, Cek Update
Guna mengantisipasi pergerakan pelajar yang akan demo dari Kabupaten Cianjur menuju DKI Jakarta, Polres Cianjur menggelar festival milenial cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara yang digelar diarea objek wisata Taman Bunga Nusantara, serta diikuti oleh ratusan pelajar dari tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Cianjur.

Sebagai langkah upaya antisipasi Polres Cianjur menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menjelaskan, tujuan digelarnya kegiatan ini yakni untuk menyukseskan pelatikan Presiden dan Wakil Presiden.

Selain itu agar para pelajar tidak termakan berita hoak ajakan kegiatan diluar sekolah seperti ajakan aksi unjuk rasa ke Jakarta.

"Mengajak kaum milenial agar memberitahukan untuk sama-sama tidak terprovokasi terhadap ajakan ajakan diluar kegiatan sekolah, seperti aksi unjuk rasa ke Jakarta saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta mencegah peredaran narkoba di lingkungan sekolah," tuturnya saat di konfirmasi sejumlah awak media Jum'at (18/10/2019).

Kapolres menegaskan, menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 20 Oktober 2019 nanti, pihaknya memastikan tidak ada aksi unjuk rasa ke Jakarta dari kalangam pelajar maupun mahasiswa Kabupaten Cianjur.

"Pencegahannya kita akan melakukan razia kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih tiap perbatasan Cianjur-Kabupaten Bandung ataupun Kabupaten Bogor,"ungkapnya.

Sementara itu salah pelajar dari SMAN 1 Pacet kelas 11 jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 2, Indra Sukamawan mengatakan pihaknya bersama ratusan siswa lainnya menolak segala berita hoaks serta bentuk ajakan kepada para pelajar untuk berunjuk rasa ke Jakarta.

"Kami mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tapi kami menolak segala bentuk ajakan untuk berunjuk rasa ke jakarta," tegasnya.

Reporter : Dedy