Polres Cianjur Bekuk Lima Pelaku Mucikari Di Kawasan Villa Elite Kota Bunga -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Polres Cianjur Bekuk Lima Pelaku Mucikari Di Kawasan Villa Elite Kota Bunga

Rabu, 09 Oktober 2019

CIANJUR - Cek Update
Polres Cianjur berhasil membekuk pelaku praktek jual-beli manusia untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) di kawasan Villa Elite Kota Bunga Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tercatat ada lima orang terduga pelaku traficking yang berhasil diamankan kepolisan, berikut dengan beberapa barang buktinya. Masing masing para pelaku berinisial NM alias Bunda (21), JM alias Jengkol (26), JN (25), DA alias Mamih (28), dan HI (38).

Sementara barang bukti yang berhasil di sita yakni satu set alat kontrasepsi, satu unit kendaraan roda empat warna putih dengan Nopol F 1156 YK berikut uang tunai Rp 2,5 juta dan enam buah handphone smartphone.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, penangkapan kelima pelaku tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar tentang semakin menjamurnya praktek prostitusi di kawasan villa tersebut.

"Jelas ini sangat meresahkan masyarakat dan juga akan merusak citra pariwisata di kawasan Cianjur, sehingga saya menurunkan sejumlah anggota untuk terjun langsung ke lapangan," bebernya saat di konfirmasi para awak media di depan halaman Mako Polres Cianjur, selasa kemarin (8/10/2019).

Kapolres menjelaskan, selain dengan hp smartphone, modus dari para pelaku sendiri menjajakan PSK nya yakni dengan cara menggunakan roda empat maupun roda dua, lalu mereka berkeliling dari villa ke villa untuk menawarkan kepada pria hidung belang yang mayoritas asal timur tengah.

"Dari analisa penyelidikan kepolisian rata-rata tarif yang tawarkan para pelaku senilai Rp 300 ribu sampai dengan Rp 500 ribu untuk sekali main," ungkapnya.

Kapolres berjanji, kedepan pihaknya  akan terus melakukan giat operasi di kawasan tersebut dengan tujuan akan mengembalikan kembali fungsi Kota Bunga sebagai tempat wisata yang semestinya. 

"Giat operasi ini akan rutin kami lakukan guna menjawab keluhan masyarakat sekitar." pungkasnya.


Reporter : Dedy