Satreskrim Polres Cianjur Amankan Dua Pelaku Pemerkosa Gadis Di Bawah Umur -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Satreskrim Polres Cianjur Amankan Dua Pelaku Pemerkosa Gadis Di Bawah Umur

Senin, 07 Oktober 2019
CIANJUR - Cek Update
Anggota dari satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil membekuk dua dari tiga pelaku pemerkosaan seorang gadis belia yang masih di bawah umur.

"Kedua tersangka tersebut masing masing berinisial JR (54) dan AH (44). Mereka ditangkap di kediamannya di gang Harapan II Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat," kata Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana kepada para awak media, Senin ( 7/10/2019).

Sementara lanjut Waka untuk tersangka bernama Edo menurutnya masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kepolisian Resort Cianjur.

"Karena ketika kami akan melakukan penangkapan pelaku Edo sudah melarikan diri," paparnya.

Waka menjelaskan pemerkosaan terhadap AL (17) gadis belia asal kampung angkola Rt 002 Rw 005 Desa Sukajadi Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur terjadi pada tangga 03 Oktober 2019 lalu, namun kasusnya baru dilaporkan ke Polisi Sektor (Polsek) Cianjur Kota pada tanggal 06 Oktober 2019, setelah korban berhasil melarikan diri dari rumah pelaku. 

Berdasarkan pengakuan dari para pelaku, kejadian pemerkosaan itu berawal saat salah satu pelaku JR yang tidak lain pamannya sendiri menculik AL dari kediaman neneknya di Kecamatan Cibinong, kemudian AL di sekap selama hampir empat hari dikediaman JR.

"Nah, selama empat hari dalam penyekapan oleh pelaku, korban di perkosa secara bergilir oleh para pelaku, bahkan lebih sadisnya lagi korban ditawarkan oleh JR kepada Edo untuk di setubuhi sebesar Rp 200 ribu," bebernya.

Waka menambahkan, atas perbuatannya kini para pelaku akan dijerat dengan pasal  81 ayat  (1) Undang Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti pemerintah pengganti undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang republik indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak.

"Pasal 332 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun dan Pasal 81 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 milyar, "pungkasnya.


Reporter : Dedy