Tumpukan Material Proyek Jalan Cipanas - Joglo Dikeluhkan Warga Pengguna Jalan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tumpukan Material Proyek Jalan Cipanas - Joglo Dikeluhkan Warga Pengguna Jalan

Senin, 21 Oktober 2019
CIANJUR -CekUpdate
Proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) saluran air di jalan raya Cipanas - Mariwati tepatnya di kampung Tarigu Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Terkesan tidak memikirkan keselamatan dan kenyaman para pengendara di jalan. Pasalnya, material pembangunan sarana tersebut dibiarkan berserakan di bahu jalan.

Asep (35) salah satu warga Desa Sindanglaya merasa kesal dengan keberadaan material pasir dan batu yang ada di bahu jalan tersebut, sehingga para pengendara harus hati-hati dan mengurangi kecepatan.

"Apalagi kalau malam hari penerangan jalannya tidak ada, saya harus berhati-hati karena takut menabrak tumpukan meterial itu," tuturnya saat di konfirmasi., Senin (21/10/2019).

Hal senada juga disampaikan Dede (26). Warga Desa Cipanas, ia mengatakan merasa kesal dengan keberadaan tumpukan material seperti pasir dan batu yang berada di bahu jalan kampung Tarigu yang menurutnya jelas sangat mengganggu para pengguna kendaraan.

"Saya hampir nabrak tumpukan material pasir dan batu yang ditumpuk tinggi di bahu jalan ini, untung aja saya tidak nabrak karena spontan berhenti," keluhnya.

Dede berharap agar pihak pemborong jangan asal meletakan material di bahu jalan, karena jelas sangat berbahaya dan kadang kerap menimbulkan kemacetan.

"Saya harap pihak pemborong jangan seenaknya, walaupun itu pekerjaan pemerintah ada aturannya kali," kesalnya.



Sementara itu diketahui pihak CV. Omega sendiri selaku pelaksana kegiatan yang bernama pekerjaan pembangunan  peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah utara Kabupaten Cianjur, dengan Nomor kontrak : 620/22/SP/Pem.Jln/PUPR/2019, nilai kontrak kurang lebih sebesar Rp 3,4 milyar, yang bersumber dari dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun 2019, belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.


Reporter : Dedy