1.5 Kg Sabu Jaringan Internasional Malaysia-Indonesia, Dibongkar Dit Resnarkoba Polda Kepri

Iklan Semua Halaman

Header Menu

1.5 Kg Sabu Jaringan Internasional Malaysia-Indonesia, Dibongkar Dit Resnarkoba Polda Kepri

Jumat, 15 November 2019
BATAM – Cek Update
Sebanyak 1,5 Kg Narkotika jenis sabu berhasil disita Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau dari seorang laki-laki berinisial T.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari adanya informasi seorang pekerja migran indonesia ilegal yang baru tiba dari Malaysia membawa narkotika jenis sabu.

"Team kemudian bergerak menuju Pantai Terih Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Kemudian, team berhasil menangkap pelaku 'T' pada pada hari kamis (15/11/2019) pukul 00.15 WIB," kata Kombes Pol. Erlangga kepada wartawan.

Dia mengatakan, saat melakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,5 Kg.


"Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 1,5 Kg. Dengan rincian, sabu seberat 968 gram dibungkus dengan plastik Teh Cina bertuliskan Guanyinwang, dan seberat 521 gram dibungkus dengan plastik bening," ungkapnya.

Selain narkoba jenis sabu, dia menambahkan, Petugas pun mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 (satu) unit telpon genggam merk Nokia 106 warna hitam dan 1 (satu) lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik pelaku.

Dia juga mengatakan dari hasil interogasi terungkap fakta bahwa barang haram tersebut diberikan oleh seseorang laki-laki berinsial 'BT' yang berada di Malaysia (DPO) untuk dibawa ke Kota Batam.

"Sampai dengan saat ini, Team Dit Res Narkoba Polda Kepri terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap jaringan pelaku," ujarnya.

Reporter : Dasep
Editor : Yudi Prangga