Diundang jadi Narasumber Pendidikan Keluarga, dr Nina Suminarsih dan Menman Hilman Ungkap Pola Pengasuhan Orang Tua
Cari Berita

Diundang jadi Narasumber Pendidikan Keluarga, dr Nina Suminarsih dan Menman Hilman Ungkap Pola Pengasuhan Orang Tua

Selasa, 05 November 2019

SUKABUMI - Cek Update
Keluarga mempunyai peran paling penting terhadap proses pembentukan karakter anak, karena keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. PAI Kantor Urusan Agama Kecamatan Parungkuda, Menman Hilman, S Pd.I mengatakan, keluarga adalah pendidikan pertama yang memiliki pengaruh besar terhadap perilaku individu.

"Masalah pendidikan keluarga yang sering ditemui adalah orang tua belum optimal dalam mengenali potensi dan bakat anak, juga belum sinergi antara pendidikan di sekolah, keluarga dan masyarakat," jelasnya saat menjadi salah satu narasumber dalam Kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Pendidikan Keluarga : "Pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas". Kegiatan tersebut berlangsung di TK Mustika, Selasa (05/11/2019).

Kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Pendidikan Keluarga ini juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Menman Hilman, S Pd.I (Penyuluh Agama KUA Kecamatan Parungkuda) dan dr  Nina Suminarsih (Kepala Puskesmas Kecamatan Parungkuda). Dalam sesinya, Menman Hilman, S Pd.I menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai modal cinta sebagai orang tua, namun setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk merealisasikan modal cintanya tersebut.

"Modal cinta adalah bentuk kasih sayang orang tua terhadap anak, namun kembali lagi ke masing-masing individu, bagaimana caranya modal cinta itu bermakna menjadi lebih baik dan positif," jelasnya.
Ia menambahkan, parenting atau pengasuhan adalah tanggung jawab setiap orang, bukan personal. Oleh karena itu, untuk mendapatkan pengasuhan yang berkualitas, dibutuhkan juga kuantitas dalam waktu.

Senada hal itu, dr Nina Suminarsih menuturkan, dalam pola pengasuhan orang tua harus membedakan cara mendidik dan cara memperlakukan anak perempuan dengan laki-laki. Menurutnya, hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan perkembangan otak perempuan dan laki-laki. Otak kanan berkaitan dengan berbicara, sementara otak kiri berkaitan dengan bermain. Perempuan cenderung menggunakan otak kanan dan kiri, sementara laki-laki hanya menggunakan otak kiri saja. Dengan memahami perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan, diharapkan para peserta bisa menerapkan pola pengasuhan pada anak sesuai dengan kebutuhan anak.

Kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Pendidikan Keluarga ini merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemdes Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini melibatkan TK/RA dan PAUD se-Desa Bojongkokosan.


Reporter : Joko
Editor : Uj