Pria Lansia Tewas Misterius Dalam Mobil di Sukabumi

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pria Lansia Tewas Misterius Dalam Mobil di Sukabumi

Kamis, 21 November 2019
SUKABUMI - Cek Update
Sesosok mayat laki-laki tanpa celana ditemukan warga dalam mobil di perkebunan kelapa sawit, Kampung Babakan Sirna, Desa Warna Jati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/11/2019) pagi.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan perkebunan kelapa sawit, Leman Suleman (67) yang hendak pergi ke kebun. Di tengah perjalanan, Leman melihat sebuah mobil Katana dengan Nopol F 1135 QL tersungkur di semak-semak kebun sawit, karena penasaran dia kemudian memeriksanya, di dalam mobil dia melihat sosok lansia mengenakan kaos putih tanpa celana dan sudah tidak bernyawa. Lemanpun langsung memberitahukan kepada warga setempat.
"Saya melihat mobil ini di semak-semak, kemudian saya cek dan di dalamnya ada orang pake baju putih gak pake celana, saya ketok jendela mobilnya tapi gak jawab, terus saya kasih tau warga yang lain," kata Leman kepada wartawan.

Dari informasi yang terhimpun, korban kemudian diketahui bernama Eman Ahmadi (62) warga Kampung Taman Lestari, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Sebelum ditemukan tewas, korban pamit kepada sang istri untuk pergi rapat.

Istri korban, Ani Sumarni mengungkapkan kepergiaan sang suami yang berpamitan untuk melaksanakan rapat di daerah Sukaraja, Sukabumi pada rabu malam.

"Beberpa jam setelah pamit itu saya mencoba menghubungi namun tidak ada jawaban, hingga pagi tadi itu gak ada jawaban, saya telpon dan video call gak diangkat," ucap Ani saat ditemui awak media.

Kehawatiran Ani kepada sang suami yang tidak kunjung pulang semakin menjadi saat dirinya sedang mengajar di salah satu sekolah di Cibadak, dari salah satu orang tua muridnya ia mendapatkan kabar bahwa sang suami  berada di kebun kelapa sawit dengan mobil pribadinya dan sudah tidak bernyawa. Ani yang kagetpun langsung pergi ke lokasi untuk memastikannya.

"Iya saya bersama teman langsung menuju lokasi, dan ternyata benar itu suami saya. Kalau harus di autopsi, yaa saya sih gimana aja, silahkan aja, karena bapak gak pernah sakit apa-apa," ujar Ani.

Sementara itu Kapolsek Cibadak, Kompol H. Hadi Santoso, SE.,M.Si mengatakan bahwa korban akan di autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Akan dilakukan autopsi kepada korban, rencananya hari ini, kami juga akan melakukan langkah pengumpulan data dan memeriksa para saksi mata," ungkapnya kepada wartawan.


Reporter : Joko
Editor : Uj