Bersama Ratusan Mahasiswa, Bawaslu Cianjur Laksanakan Refleksi Dan Evaluasi Pengawasan Pemilu -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bersama Ratusan Mahasiswa, Bawaslu Cianjur Laksanakan Refleksi Dan Evaluasi Pengawasan Pemilu

Minggu, 22 Desember 2019
CIANJUR - Cek Update
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur melaksanakan refleksi dan evaluasi pengawasan pemilu partisipatif bersama seratus mahasiswa yang ada di Kabupaten Cianjur.Jawa Barat. Minggu (22/12/2019).

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur Usep Agus Jawari mengatakan, sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Cianjur telah melakukan pengawasan Pemilu pilpres dan pileg yang mana tentunya tanpa ada kontribusi aktif dari mahasiswa, belum tentu pemilu kemarin bisa terlaksana dengan baik.

"Jadi hari ini (kemarin, red) adanya kegiatan tersebut dianggap penting untuk melakukan refleksi dan pengawasan partisipatif bersama mahasiswa," tuturnya.

Meskipun disadari bahwa pengawasan partisipatif ini masih ada kekurangan yang belum maksimal. Tentunya dengan peran para mahasiswa untuk melakukan proses pembenahan kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang, harus lebih aktif dalam pengawasan bersama Bawaslu selama Pemilu 2019 kemarin.


"Kita sangat menyadari betul,peran mahasiswa pada pengawasan 2019 bisa menghantarkan Kabupaten Cianjur sesuai apa yang telah ditentukan," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Jawa Barat, Zaki Hilmi, mengatakan berkenaan dengan momentum strategis Bawaslu Kabupaten Cianjur telah dilaporkan secara proses pemilu 2019, yang tentunya mengacu kepada undang-undang nomor 7 tahun 2019 dalam upaya menegakkan keadilan di Pemilu. 

Pengawasan bersama ini tentunya akan menjadi suatu sistem demokrasi,bukan hanya sekedar ada.Akan tetapi proses pelaksanaan hingga pelaksanaan Pilkada nanti harus dipastikan lebih berkualitas dan demokratis.

"Karena kalau hanya sekedar ada instrumen demokrasi saja, sejak zaman lalu juga sistem itu sudah muncul dalam satu golongan dan perbedaan Pemilu," paparnya.

Zaki berharap sistem yang sudah berjalan seperti ini, kedepan akan menjadi modal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dari berbagai elemen masyarakat.

"Kami menilai dari pengawasan itu lebih efektif dari masyarakat karena jangkauannya luas karena berada di tengah-tengah masyarakat secara langsung. Maka dalam pengawasan ini kami lebih melibatkan masyarakat," pungkasnya. *(Ddy)