Dukung Program Pemerintah Kurangi Sampah, Karang Taruna Karya Bhakti Kebanjiran Pesanan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Dukung Program Pemerintah Kurangi Sampah, Karang Taruna Karya Bhakti Kebanjiran Pesanan

Rabu, 04 Desember 2019

Sukabumi - Cek Update
Para pemuda di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Karang Taruna Karya Bhakti, berkreasi dengan memanfaatkan limbah paralon atau Pipa PVC untuk membuat lampu hias. Mereka mengumpulkan pipa bekas pengairan sawah dari lingkungan sekitar untuk dijadikan bahan dasar produksi. 

Ketua Karang Taruna, Asep Supanji mengatakan lampu hias hasil kreatifitas anak muda itu memiliki sejumlah motif yang dapat disesuaikan dengan permintaan, diapun memaparkan tahapan pembuatan yang dianggapnya cukup mudah.

"Awalnya pipa paralon dipotong sesuai dengan bentuk lampu hias yang diinginkan dilanjutkan proses pembuatan motif dengan cara mencetak gambar di bidang pipa, gambar motif juga bisa didapat langsung dari konsumen, setelah ada gambar, baru diukir dengan alat khusus yang bisa menembus pipa," ujar Asep kepada Cek Update saat ditemui di rumah produksi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, buah karya pemuda itu sangat cocok jika dipasang di ruang tamu rumah atau hotel, bahkan ada yang membuatnya menjadi hiasan untuk acara-acara tertentu. Semua proses masih dilakukan secara manual dengan modal dari uang kas atau patungan anggota, dan dikerjakan pada malam hari. Asep mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari Kelurahan Cibadak ataupun Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

"Kalau siang kerja , jadi kami mengerjakannya di malam hari. Seluruh proses juga masih manual, ke depan kami berharap bisa menggunakan mesin agar lebih cepat," ujarnya.

Di tempat yang sama, salah satu inisiator sekaligus Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Karang Taruna Karya Bhakti, Imam mengatakan bahwa ia dibantu lima rekannya bisa mengerjakan 70 lampu hias dalam seminggu. Hargapun disesuaikan dengan tingkat kesulitan motif yang ada.

"Semakin rumit, maka harga juga akan semakin mahal. Paling rendah, lampu hias dijual dengan harga seratus ribu," ucapnya.

Dia tidak menyangka produk industri rumahan yang diinisiasinya dapat menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Sukabumi dalam perlombaan tingkat provinsi yg di selenggarakan di Kabupaten Majalengka. Dia bersyukur produknya dapat menembus pasar luar kota dan luar pulau.

"Alhamdulillah hasil produk kerajinan tangan kami  sudah menembus pasar hingga ke Majalengka, Surabaya, Bandung dan Jakarta. Bahkan, berkat media sosial, barang-barang kami juga dikirim ke luar Pulau Jawa seperti  Bali, Sumatra, Kalimantan dan Papua hingga kami saat ini kebanjiran order atau pesanan, saking banyaknya kamipun keteteran," ujarnya.

 Selain mendukung ekonomi kreatif anak muda, program karang taruna tersebut juga sebagai bentuk mewujudkan program nasional 'Gerakan Indonesia Bersih dan Sehat'. Melalui program "PIPIR (Pipa PVC Recycle)" yang dikelola oleh Tim Kreatif Karang Taruna Karya Bhakti sebagai UKM yang bergerak dalam bidang industri kreatif serta pelestarian lingkungan dengan mengubah limbah Pipa PVC menjadi barang guna dan bernilai jual, mereka hendak membantu upaya pemerintah mencapai target pengurangan sampah sebesar 30% hingga tahun 2025 nanti. Merekapun menghimbau seluruh masyarakat khususnya warga Cibadak untuk ikut serta dalam gerakan ini sebagai upaya kita menjaga lingkungan.

Kontributor : Muhamad Afnan
Editor : Uj