Geruduk Kantor Panitia Pilkades, Lima Balon Kades Cipanas Laporkan AS Diduga Melakukan Politik Uang

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Geruduk Kantor Panitia Pilkades, Lima Balon Kades Cipanas Laporkan AS Diduga Melakukan Politik Uang

Rabu, 25 Desember 2019
CIANJUR-Cek Update
Lima bakal calon (Balon) Kepala Desa Cipanas Kecamatan Cipanas,Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.Berbondong bondong menggeruduk kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cipanas dan Kantor Panitia Pimilihan Kepala Desa (Pilkades) Cipanas.

Kedatangan mereka (balon kades) Rudi Lazuardi, Drs Solihin, M Taufik Hidayat, Ahmad Zaki Mubarok dan perwakilan dari Dadan BK. Yakni untuk melaporkan kasus dugaan politik uang yang dilakukan oleh balon kades M.Agus Sahputra.

Menurut kelima balon,laporannya tersebut berdasarkan bukti hasil temuannya dibeberapa tempat sosialisasi. Bahwa AS diduga telah banyak melakukan money politik atau politik uang .

"Tujuan kami kesini hanya untuk menyamakan persepsi saja sebelumnya, bahwa di Desa Cipanas ini tidak boleh ada calon yang bermain politik uang. Namun faktanya dilapangan akhir akhir ini sudah terjadi adanya penomena dugaan politik uang yang dilakukan oleh calon,"tutur balon kades Cipanas Drs.Solihin saat dikonfirmasi usai melaporkan. Rabu (25/12/2019).

Solihin menjelaskan, berdasarkan hasil pertimbangan pihaknya bersama lima balon kades lainnya sepakat jika persoalan ini terus dibiarkan dengan bebas melakukan politik uang.Maka kedepan tidak akan membuat efek jera calon ketika menjelang pemilihan.

"Jadi apa artinya aturan tata tertib Pilkades,kalau sepenuhnya tidak dilaksanakan oleh salah satu calon mudah laporan kami ini bisa membuat jera calon yang berbuat curang di pilkades,"paparnya.

Hal senada diungkapkan balon kades Rudi Lazuardi, bayangkan saja bila paradigma lama tersebut masih terus menerus diadopsikan seorang calon kepada masyarakat. Sehingga menurutnya persoalan tersebut selamannya tidak akan memberikan pendidikan politik yang sehat.

"Bagi kami ini jelas harus kita tolak dan kedepannya mudah mudahan laporan ini bisa menyadarkan kita bersama. Hingga menjadi calon kades yang cerdas dan juga pemilih yang cerdas,"ungkapnya.

Sementara itu,ketua PPKD Cipanas, Ceceng Ma'mun mengatakan, pihaknya berjanji akan menampung semua aspirasi dari kelima balon tersebut. Meski menurutnya yang dilaporkannya saat ini masih hanya masih sebatas bakal calon (Balon) kades.

"Nanti kalau kita sudah tetapkan sebagai calon baru kita akan bahas aturan mekanismenya setelah penetapan calon. Meski demikian aspirasi dari para balon saya akan ditampung semua," paparnya.

Ceceng menambahkan,guna mengantisipasi maraknya politik uang menjelang pemilihan nanti. Pihaknya berjanji akan memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat. Tentang pemilihan pilkades yang luber,jujur dan adil tanpa politik uang.

"Tidak memandang siapapun calonnya, nanti kita akan sampaikan kepada RT/RW untuk menyebarkan surat berupa himbauan kepada masyarakat desa Cipanas
untuk melaporkan setiap temuan politik uang,"tegasnya

Meski demikian lanjut Ceceng,jika panitia tersebut nantinya mendapatkan temuan berupa politik uang oleh salah satu calon. Normatifnya PPKD sifatnya hanya sebatas menegur secara lisan,secara tertulis hingga membubarkan kegiatan bagi bagi uang.

"Jadi kami sifatnya hanya melaksanakan tahapan pilkades, jika ditemukan unsur pidana mungkin itu nanti ranahnya kepolisian," pungkasnya. (Ddy).