Meski Didemo, Bawaslu Cianjur Tetap Lantik 96 Anggota Panwascam

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Meski Didemo, Bawaslu Cianjur Tetap Lantik 96 Anggota Panwascam

Jumat, 27 Desember 2019
CIANJUR-Cek Update
Meski diwarnai aksi penolakan oleh ratusan masa yang tergabung dalam aliansi pergerakan kawal demokrasi (APKD) Cianjur.Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur tetap menggelar pelantikan anggota Panwascam yang terpilih pada hari ini,Jumat (27/12/2019) pagi.

Pelantikan digelar di hotel sangga buana Desa Cipendawa Kecamatan Pacet,Kabupaten Cianjur. Sebanyak 96 anggota Panwascam terpilih yang tersebar di 32 Kecamatan diambil sumpah jabatannya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Jawari mengatakan,berdasarkan data yang dimiliki Bawaslu Cianjur.Sekitar 55 persen anggota komisioner Panwascam didominasi anggota baru.

Sedangkan sisanya 45 persen anggota komisioner yang pernah menjabat sebelumnya di panwascam.

"Secara persentase komisioner Panwascam didominasi wajah wajah baru. Sisanya masih dengan orang-orang yang pernah ikut sebelumnya," tutur Usep saat dikonfirmasi usai pelantikan.

Usep berharap,kedepan semua anggota panwascam yang baru .Bisa melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai dengan aturan undang undang yang berlaku serta menjaga intregritasnya.

"Mari kita sama-sama melaksanakan pengawasan di Pilkada tahun 2020 nanti dan semoga bisa bersinergi dengan baik," paparnya.

Usep menjelaskan,terkait adanya pihak pihak yang merasa tidak puas  atas pelantikan tersebut.Sebenarnya pihak Bawaslu Cianjur sendiri sudah membukakan ruang berupa tangapan serta masukan masukan dari masyarakat.Terkait rekam jejak komisioner panwascam yang akan dilantik.

"Tetapi karena tidak ada tanggapan, akhirnya kami mentapkan nama-nama anggota panwascam sesuai proses yang sudah diikuti," ungkapnya.

Meski demikian, Usep berjanji akan terus berupaya melakukan proses bagaimana panwascam sesuai tata aturan yang sudah diamatkan di fakta integritas bagaimana supaya komisioner panwascam tidak terlibat korupsi,kolusi dan nepotisme.

"Nanti masyarakat juga bisa mengawasi apabila ada panwascam yang melanggar tata aturan.Silahkan saja melaporkan ke Bawaslu kabupaten sesuai ketentuan yang ada," tukasnya. (Ddy).