TPPKP Sukses, Korem 061 Bogor Suryakancana Akhirnya Melakukan Panen Perdana

Iklan Semua Halaman

Header Menu

TPPKP Sukses, Korem 061 Bogor Suryakancana Akhirnya Melakukan Panen Perdana

Kamis, 05 Desember 2019
CIANJUR-Cek Update
Komando Resort Militer (Korem) 061 Bogor Suryakancana melakukan panen perdana di lahan terbuka seluas empat hektar. Bertempat di Kampung Beunying Desa Pakuon Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.

Panen perdana tersebut dilakukannya, setelah jajaran dari Tentara Negara Indonesia (TNI) beberapa waktu lalu melaksanakan Tanam Perdana Pemberdayaan Ketahanan Pangan (TPPKP).

Danrem 061/SK Brigjen TNI Novy Helmi Prasetya mengatakan, panen perdana yang dilaksanakan di wilayah Sukaresmi Kabupaten Cianjur ini. Merupakan salah satu inovasi bagi para petani dan masyarakat. 

Sebab menurutnya penanaman perdana waktu itu dilakukan saat musim kemarau, Namun tetap bisa menghasilkan panen yang cukup baik.

"Walaupun sedang musim kemarau, tetapi kami membuktikan sendiri bisa menghasilkan sayuran seperti cabe dan kentang unggulan," tuturnya saat dikonfirmasi.

Novy menjelaskan, luas lahan yang ditanami jajarannya dan para petani  hanya berjenis cabe dan kentang saja.Karena menurutnya lahan tersebut hanya cocok ditanami jenis holtikultura.

"Sementara ini kami hanya bisa menanam cabe dan kentang saja, karena lahannya sangat cocok untuk jenis tersebut," jelasnya.

Novy betharap, dengan mengembangkan terus lahan-lahan yang ada di wilayah Korem Bogor ini khususnya, di pastikan bisa menanggulangi harga-harga kebutuhan pokok supaya lebih stabil. Karen buka lagi rahasia umum banyak tengkulak atau biong-biong yang tidak bertanggung jawab. Sehingga harga kebutuhan pokok itu tetap baik.

"Kalau memungkinkan lagi, kita akan cari tempat lain untuk tanam perdana pemberdayaan ketahanan pangan seperti ini. Sehingga ketika ada lahan kosong yang bisa diberdayakan, tidak akan sia-sia," paparnya.

Sementara itu,Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo mengatakan, adanya hasil panen dari tanam perdana waktu lalu, tak lepas dari peran pupuk. Karena pupuk yang digunakan pun merupakan hasil buatan dari jajaran TNI sendiri, yang berbahan organik.

"Kita harapkan dengan pupuk yang dibuat ini, bisa memaksimalkan semua tanaman yang ada. Sehingga hasilnya pun sesuai yang diharapkan," bebernya.

Purnomo mengatakan, kedepan pihaknya akan memberikan terus pupuk yang digunakan di lahan percontohan ini. Sehingga hasil yang dipetik pun nantinya akan menjadi lebih maksimal.

"Dengan contoh penanaman yang sudah ada saat ini, kita berharap bisa mengembangkan lagi penggunaan pupuk organik yang dimiliki TNI di wilayah-wilayah teritorial lainnya," pungkasnya. (Ddy)