Destana Cipanas Gelar Simulasi Penanganan Bencana -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Destana Cipanas Gelar Simulasi Penanganan Bencana

Senin, 20 Januari 2020
CIANJUR-CekUpdate
Forum Desa Tangguh Bencana (Destana) Cipanas,Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.Melaksanakan pelatihan kemampuan siap siaga tanggap bencana alam. 



Sedikitnya ada 30 anggota Destana Cipanas yang mengikuti simulasi tanggap bencana tersebut.



Ketua Forum Destana Desa Cipanas, Helmi Hilmansyah menjelaskan,kegiatan peningkatan kapasitas dan juga pelatihan destana.merupakan tindak lanjut yang sebelumnya telah dibentuk  tahun 2019 lalu.



"Bersama BPBD dan Damkar Cianjur,hari ini kita mencoba memberikan materi untuk melakukan peningkatan kapasitas dan juga pelatihannya secara langsung," tuturnya saat dikonfirmasi kemarin.



Helmi menjelaskan,setelah diberikan materi paling tidak nantinya para anggota Destana ini bisa tahu penanganan dini ketika adanya bencana, baik bencana alam maupun bencana yang disebabkan oleh human error seperti kebakaran pemukiman. 



"Jadi para anggotanya harus tahu teknis-teknis awal seperti apa cara mensimulasikan ketika terjadi bencana, mulai dari pemasangan tenda korban, terus kalau kebakaran itu kita mencoba bagaimana cara menangani kebakaran baik skala kecil atau skala besar," tuturnya.



Helmi berharap,setelah adanya simulasi pelatihan kebencanaan ini, seluruh anggota destana bisa tahu dan bisa cepat tanggap ketika menghadapi bencana.



"Bisa lebih sigap dan tahu bagaimana rehab rekon pasca bencana. Sehingga nanti ada proses pelatihan yang lebih berkelanjutan," paparnya.



Sementara itu,Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi mengatakan,dengan adanya kegiatan pembentukan desa tangguh bencana diharapkan bisa meningkatkan kemampuan untuk mengatasi rentan kendali yang terlalu jauh dan terbatasnya anggota BPBD Cianjur.


"Dengan adanya Destana ini,minimal sistem informasi bisa cepat dan para relawan ini bisa menjadi garda terdepan untuk menghadapi ataupun menanggulangi terhadap bencana,"terangnya


Dedi menambahkan,bencana itu bukan hanya tanggung jawab BPBD akan tetapi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat."Termasuk dunia usaha juga harus ikut bersama-sama menghadapi kebencanaan ini," pungkasnya.(Ddy)