KPU Kepulauan Selayar Umumkan Rekrutmen Penyelenggara Badan Adhoc Pilkada 2020 -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

KPU Kepulauan Selayar Umumkan Rekrutmen Penyelenggara Badan Adhoc Pilkada 2020

Senin, 20 Januari 2020

Kepulauan Selayar - Cek Update
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan resmi mengumumkan rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang selanjutnya disebut Badan Adhoc. Perekrutan tersebut dilaksanakan selama satu minggu.

Hal itu diutarakan Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, S.Pdi., M.Si melalui press release (siaran pers -red) di kantor KPU, Jln. Jend. Achmad Yani, Benteng, Senin, (20/01/20) dini hari.

"Recruitmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau Badan Adhoc sudah dimulai sejak hari Sabtu, (18/01) dan akan ditutup pada hari Jum'at, (24/01/) mendatang," ucap Nandar kepada wartawan.

Terkait akan hal tersebut, tambah dia, KPU Kabupaten Kepulauan Selayar mengundang seluruh komponen masyarakat yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftarkan diri dan mengantar langsung surat lamaran ke kantor KPU.

Selain menyampaikan undangan terbuka, KPU juga merilis persyaratan calon anggota PPK, seperti minimal pendidikan setara SMA, berdomisili di wilayah kerja PPK, tidak pernah menjadi anggota partai politik minimal selama 5 tahun terakhir, tidak pernah menjadi narapidana serta terbebas dari pemyalahgunaan narkoba dan beberapa syarat lainnya yang harus dipenuhi oleh pendaftar.

Diakhir paparannya, Nandar juga turut mengutarakan rencana penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Adhoc yang dijadwalkan pelaksanaannya pada hari Senin (20/01) di ruang Rumah Pintar Pemilu, Kantor KPU.

"Rakor ini bertujuan untuk mematangkan dan memastikan kesiapan jajaran PPK, KPPS, dan PPS. Rangkaian rapat koordinasi Badan Adhoc juga bertujuan untuk menguji kapabilitas, kompetensi, kemampuan, kecakapan, netralitas, independensi, serta profesionalisme dalam penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang," ujar mantan Ketua Karang Taruna Kepulauan Selayar itu menutup siaran persnya.
 
Reporter : Fadly Syarif
Editor : Yudi Prangga