Gaji Belum Dibayar, PT Tang Mas Cidahu Didemo Ratusan Karyawan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Gaji Belum Dibayar, PT Tang Mas Cidahu Didemo Ratusan Karyawan

Senin, 18 Mei 2020


SUKABUMI - Cekupdate
Lantaran gaji yang belum dibayar serta perusahaan dianggap melanggar kesepakatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ratusan karyawan Air mineral PT Tang Mas gelar aksi unjuk rasa.

Dalam aksi tersebut para buruh yang tergabung dalam Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) mengajukan berbagai tuntutan, mulai dari Pembayaran Gaji, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenaga Kerjaan yang belum disetorkan, hingga proses PHK yang dianggap dilakukan secara sepihak.

"Aksi hari ini kami menuntut berbagai pelanggaran yang dilakukan perusahaan Tang Mas Kepada karyawannya, mulai dari pembayaran Gaji, iuran BPJS, hingga PHK yang dilakukan sepihak," ungkap Sekertaris OPSI Kabupaten Sukabumi, Deden Rahmat saat menggelar aksi tepatnya di halaman PT Tang Mas yang berlokasi di Jalan Raya Cidahu, Kampung Cikalong, Desa Jaya Bakti, Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi. Senin (18/05/2020).

Menurutnya, perusahaan melanggar ketentuan yang ada di PKB yang sama - sama dibuat dan disepakati bersama. Mulai dari pembayaran gaji setiap akhir bulan, Iuran BPJS, hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang akan dilakukan sesuai ketentuan undang - undang.

"Kenyataannya pembayaran gaji sering diundur. Jangankan upah bulan April, bulan Maret saja masih nunggak 25 persen. Belum lagi THR yang belum jelas pembayarannya. Selain itu juga bahkan tercatat BPJS karyawan pun tidak disetorkan sudah 18 bulan, padahal tercatat di Slip gaji karyawan setiap bulan ada pemotongan," ketus Deden dengan nada kesal.

Selanjutnya Deden menambahkan. Selain itu juga bentuk pelanggaran perusahaan ialah, membuat keputusan PHK secara sepihak. "Namun hingga saat ini kesepakatan terkait PHK itu tidak ada," tutur dia.

Dengan demikian, pihaknya akan terus menuntut agar pihak perusahaan membayar semua tuntutan karyawan, mulai dari gaji hingga tuntutan lainnya.

"Dan sebetulnya aksi ini merupakan upaya terakhir, dikarenakan upaya dialogis persuasif sudah kami lakukan. Namun tidak ada respon sama sekali dari PT Tang Mas. Maka dari itu, bila hari ini masih belum ada keputusan maka kami akan terus melakukan aksi," pungkasnya.

Hingga berita ini di turunkan pihak perusahaan PT Tang Mas belum dapat memberikan keterangan terkait aksi tersebut.

Reporter : MS Fa'is