Kelompok Tani "Mina Bhakti" Tanam Inpari 24, Beras Merah Pulen Untuk Gaya Hidup Sehat -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kelompok Tani "Mina Bhakti" Tanam Inpari 24, Beras Merah Pulen Untuk Gaya Hidup Sehat

Minggu, 03 Mei 2020

SUKABUMI, Cek Update - 
Trend untuk konsumsi pangan yang sehat kini semakin meningkat. Banyak yang beralih ke beras fungsional untuk asupan karbohidratnya, salah satunya beras merah. Tetapi masih banyak yang ragu untuk mengkonsumsi lantaran lebih pera dan kesat daripada beras biasa.

Beras merah dikenal karena memiliki pigmen merah yang mengandung senyawa antioksidan, yang dipercaya baik bagi kesehatan tubuh. Antioksidan adalah molekul yang menghambat oksidasi molekul lain. Reaksi oksidasi dapat menghasilkan radikal bebas berantai yang dapat menyebabkan kerusakan atau kematian sel. Antioksidan menghentikan reaksi berantai ini dengan menghapus intermediet radikal bebas, dan menghambat reaksi oksidasi lainnya.

Beras merah biasanya dipasarkan dalam bentuk beras pecah kulit atau beras sosoh sebagian untuk mempertahankan pigmen merahnya yang berada dalam lapisan kulit (bekatul). Sayangnya, selama ini beras merah telanjur menyandang citra pera, keras, dan seret ditelan.

Namun tidak dengan Beras Merah dari Inpari 24, Varietas dari Balai Penelitian Padi di Subang. " Musim tanam lalu saya beli benih dari Subang label putih (Biasanya untuk penangkaran bibit menjadi benih indukan atau label ungu dan ketika label ungu dipanen akan menghasilkan label biru benih sebar yang dijual ditoko pertanian) hasilnya sangat baik, " ungkap ketua kelompok tani "Mina Bhakti" Irwan Atmadisastra, Minggu (03/04/2020). 

Kelompok tani "Mina Bhakti" yang notabene berada di Desa Pondokkaso Tengah kecamatan Cidahu ini menanam padi Inpari 24 ini ternyata tahan terhadap hama dan penyakit hawar daun bakteri, serta mutu berasnya baik. 

Beras merah Inpari 24  selain tahan hama beras ini pun memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan menkonsumsi beras merah ini di antaranya stroke, diabetes, kanker, kardiovaskular dan obesitas, " terangnya. 

Tak hanya memiliki manfaat bagi kesehatan, padi ini pun memiliki tekstur nasi yang pulen. "Berbeda dengan beras merah biasa, inpari 24 lebih pulen serta memiliki wangi yang khas, " ungkapnya. 

Kelompok tani "Mina Bhakti" Musim lalu memulai dengan menanam Benih 5kg ditanam di sawah berkontur terasering pasir berbatu sebab dipinggir aliran sungai. 

" Alhamdulillah hasil nyata 671kg + yang diambil khusus buat benih, jadi bila di total skitar 700kg dari 5kg benih meskipun tinggi batangnya, tapi enggak rebah padi ini core bisnis terbatas kelompok tani "Mina Bhakti" dengan rancang diproduksi juga terbatas guna menghindari over produksi, " pungkasnya.

Reporter : Jack