Ratusan Warga Sindangjaya Protes,Akses Jalan Perumahan Elite Villa Lotus Ditutup

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ratusan Warga Sindangjaya Protes,Akses Jalan Perumahan Elite Villa Lotus Ditutup

Jumat, 01 Mei 2020
CIANJUR- CekUpdate
Dilihat sepintas, akses Jalan Desa Sindangjaya menuju Jalan komplek Villa Lotus terlihat biasa. Jalan Komplek Villa Lotus merupakan akses masyarakat Desa Sindangjaya Kecamatan Cipanas,Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.



Namun jalan tersebut kini sukar dilewati. Ditutup pengelola komplek Villa. Masyarakat pun protes. Saat ini tengah dilakukan mediasi antara pihak pengelola komplek Villa dan warga sekitar.



Salah seorang warga Kampung Sukamaju RT 07 RW 01 Desa Sindangjaya mengatakan, Jalan komplek Villa lotus adalah jalan alternatif penghubung menuju Jalan Provinsi. Atas penutupan ini, tentu dirinya bersama ratusan warga lain sangat terganggu.



"Sudah puluhan tahun Jalan ini kami gunakan untuk beraktifitas membawa hasil pertanian sayur mayur, warga pergi ke pasar dan kegiatan anak anak yang ingin menuju sekolahannya," tutur maksum (65) kepada wartawan.Jum,at (1/5/2020).



Maksum menjelaskan,akibat penutupan jalan yang sudah diperkirakan mencapai dua pekan tersebut, masyarakat yang ingin menuju Jalan Raya Sindanglaya - Cipanas atau sebaliknya,harus memutar balik melewati tempat pemakaman umum (TPU) Desa Sindangjaya.



"Saya harap hari ini pihak pengelola komplek segera membuka pintu gerbang akses jalan ini," paparnya.



Hal senada diungkapkan H.Endang (70),dia mengatakan,Jalan komplek Villa Lotus sudah ada sejak puluhan tahun. Bahkan, lokasi perumahan yang menutup Jalan Desa Sindangjaya, dahulu merupakan sawah dan Jalan tersebut dijadikan masyarakat untuk bercocok tanam. 



Menurutnya,dahalu pihak pengembang Villa sempat menjanjikan kepada masyarakat sekitar tidak akan menutup akses jalan tersebut.



Namun atas aksi penutupan jalan tersebut oleh pengelola, pihaknya bersama puluhan warga lainnya tengah menunggu hasil mediasi dengan para tokoh masyarakat dan pihak pengelola komplek.



"Kalau hari ini tidak ada kesepakatan dengan pihak pengelola,terpaksa kami akan bongkar pintu gerbang ini," tegasnya.



Sementara itu,koordinator paguyuban pemilik villa lotus Dacha Alvin Alvian  mengatakan,penutupan tersebut dilakukannya lantaran personil satuan pengamanan (Satpam) di lingkungan kompleknya ia bekerja sangat terbatas.



"Tadinya untuk menjaga hal - hal yang kita tidak inginkan dikomplek ini,di tambah lagi sekarang musim virus corona(Covid-19) jadi akses jalan itu kita batasi untuk warga yang keluar masuk, gerbang itu,"ungkapnya.



Dia menambahkan,namun bilamana masyarakat sekitar tidak menghendaki adanya penutupan jalan tersebut,pihaknya berjanji dalam waktu dekat ini akan segera membuka kembali akses jalan tersebut.



"Ini hanya miskomunikasi saja,besok juga kami akan buka kembali jalannya seperti biasa," pungkasnya.(Ddy).