Diduga Rem Motor "Blong" Siswa SMANCid Tabrak Tiang Telpon Hingga Tewas -->

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Diduga Rem Motor "Blong" Siswa SMANCid Tabrak Tiang Telpon Hingga Tewas

Senin, 07 September 2020
SUKABUMI - Cekupdate
Diduga lantaran motor yang dikendarainya mengalami Rem Blong, nasib nahas menimpa Teguh (18) Warga Babakanjampang Rt 05/09 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu yang merupakan Siswa Sekolah SMA Negri Cidahu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menabrak Tiang Telpon hingga tewas seketika.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Cekupdate di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Padepokan Girijaya, Kampung Jabon Gardu Rt 03/03 Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15:30 WIB saat motor yang dikendarai korban melaju dari arah Padepokan Girijaya. Kemudian setibanya di tempat kejadian, motor tersebut hilang kendali hingga akhirnya menabrak tiang telpon.

"Dari jarak 600 meter korban sudah terlihat kewalahan mengendalikan motornya dan akhirnya menabrak Tiang Telpon hingga korban tewas seketika akibat benturan keras di kepala," ungkap Saksi mata Otang Sukarta (62) kepada Cekupdate di lokasi. Senin (07/09/20)

Selanjutnya kata dia, melihat kejadian tersebut wargapun langsung berdatangan ke lokasi, dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian terdekat (Polsek Cidahu).

"Warga tidak berani bertindak karena takut salah. Makanya langsung melapor ke Polsek, tidak lama kemudian Polisi pun datang ke lokasi dan langsung mengevakuasi korban," tegas Otang.

Sementara Anggota Polsek Cidahu Bripka Eko Priyantono membenarkan bahwa, pihaknya mendapat laporan dari warga terkait adanya Laka tunggal tersebut, kemudian setelah itu ia bersama anggota lainnya langsung menuju ke TKP untuk mengevakuasi korban.

"Setelah di evakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Duka untuk diserahkan ke pihak keluarganya yang berlokasi di Babakanjampang. Kemudian setelah itu kami langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan Saksi ditempat kejadian," terangnya.

Selanjutnya menurut Eko, bahwa. Berdasarkan keterangan saksi dugaan kuat penyebab kecelakaan tersebut lantaran kondisi kendaraan korban posisinya dalam keadaan Mati Mesin saat melaju di Pudunan tersebut.

"Memang kondisi mesinnya sengaja di matikan oleh korban. Kemudian lantaran pudunannya cukup tajam akhirnya korban tidak bisa mengendalikan Remnya hingga akhirnya menabrak Tiang Telpon dan menyebabkan korban meninggal ditempat," pungkasnya.

Reporter : MS Fa'is