-->
  • Jelajahi

    Copyright © CekUpdate.com - Berita Terbaru Indonesia 24 Jam
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Mengintip Kolom Rumah Hunian Mariati, Lansia Miskin di Kota Bumi Tanadoang

    CekUpdate.com
    Selasa, 27 Januari 2026, 11:40 WIB Last Updated 2026-01-27T04:42:03Z
    .

    CEK UPDATE, Mariati (68 tahun) orang tua lansia yang sehar harinya bekerja sebagai buruh cuci dengan upah dua ratus lima puluh ribu rupiah, merupakan satu dari sekian banyak potret orang tua kategori lansia di daratan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan yang tinggal menempati bangunan pemukiman tidak layak huni.


    Keterbatasan ekonomi dan ketidak mampuan secara finansial, memaksa Mariati alias Ati, tinggal numpang menempati kolong rumah panggung, berukuran 5x10 meter, milik salah seorang warga Jln. Jend. Achmad Yani, Benteng, yang kondisi bangunannya sudah sangat tidak layak dan beresiko mengakibatkan bencana.

    Selain kondisi bangunan rumah yang tidak layak huni, Mariati (68 tahun) harus pasrah, tinggal menempati kolom rumah, berlantai tanah tanpa ruang kamar, dan hanya beralas tikar plastik seadanya. Kolom rumah bersekat kain kain bekas, tanpa dukungan penerangan listrik, membuat hunian Mariati, tampak gelap dengan kesannya yang pengab.


    Suasana gelap mewarnai kolom rumah pada pada pagi, siang, hingga malam menjelang. 

    Pasalnya, cahaya matahari tak sedikitpun, mampu merangsek masuk ke dalam kolom rumah berdinding klasiboard (fiber cement board) tersebut.

    Tak ada celah sedikitpun, untuk cahaya dan udara bisa menembus masuk ke dalam kolom rumah.

    Berbeda dengan rumah hunian pada umumnya, kolom rumah yang ditempati Mariati (68 tahun) tak sedikitpun, diwarnai oleh keberadaan perabot rumah tangga dan sejenisnya.

    di depan pintu kolom rumah, terlihat hanya ada lemari kayu butut dan kursi plastik patah yang sudah sangat tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat duduk.

    Sementara sisi samping dan belakang kolom rumah, dikelilingi oleh lahan kosong yang ditumbuhi rumput serta tanaman liar. Lahan tanpa bangunan yang oleh warga setempat dijadikan sebagai lokasi pembuangan sampah dan berpotensi menjadi sarang ular. (Fad)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini