CEK UPDATE | SELAYAR — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini gelombang tinggi dan angin kencang yang berpeluang terjadi di wilayah Perairan Makassar, Perairan Barru, perairan Pangkep, perairan Pinrang, perairan Luwu, perairan Luwu Utara, perairan Jeneponto, perairan Bulukumba, perairan Sinjai, perairan Kepulauan Selayar, dan perairan Kep. Takabonerate.
Dalam rilis yang dikeluarkannya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, "pergerakan pola angin di Sulawesi Selatan umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan antara 5-35 knot".
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Bulukumba, perairan Sinjai, perairan Kepulauan Selayar, perairan Kep. Takabonerate, perairan Wajo, perairan Luwu, dan Perairan Luwu Utara. Kondisi tersebut dinilai BMKG, berpotensi meningkatkan gelombang laut di sekitar perairan Sulawesi Selatan".
Dalam kaitan itu, badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) secara resmi merilis peringatan dini gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai 1,25 meter, sampai dengan 2,5 meter.
Peringatan dini gelombang tinggi diperkirakan akan berlangsung dari hari, Minggu, (18/1) hingga dengan Rabu, (21/1) esok hari.
Sejalan dengan hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara resmi menghimbau pihak operator kapal, nakhoda untuk menunda keberangkatan sampai membaiknya kembali kondisi cuaca.
Masyarakat yang kerap beraktivitas di laut dan tinggal di area pesisir pantai diingatkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. (Fad)


